**Borneonews - Manado**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa musim hujan di wilayah Sulawesi Utara akan dimulai pada dasarian pertama bulan Oktober 2024. Informasi ini disampaikan oleh Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Minahasa Utara, M. Candra Buana, di Manado.
Menurut Candra, tidak semua daerah di kabupaten dan kota di Sulawesi Utara akan mengalami awal musim hujan pada waktu yang sama. Beberapa daerah, seperti Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Selatan, serta Kota Kotamobagu, diperkirakan baru akan merasakan awal musim hujan pada dasarian pertama bulan November.
Ia menambahkan bahwa wilayah-wilayah tersebut akan mengalami keterlambatan selama satu bulan apabila dibandingkan dengan daerah lain yang akan mengalami musim hujan lebih awal, yaitu pada dasarian pertama bulan Oktober.
Adapun daerah yang diperkirakan akan mengalami awal musim hujan pada dasarian pertama bulan Oktober 2024 mencakup Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, serta Kabupaten Minahasa Tenggara. Selain itu, tiga daerah kepulauan, yaitu Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud, juga akan memasuki musim hujan pada waktu yang sama.
Candra juga menyatakan bahwa puncak musim hujan di daerah tersebut diperkirakan akan terjadi hingga bulan Februari 2024. Meskipun musim hujan baru saja dimulai, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi curah hujan yang tinggi dengan durasi yang mungkin singkat. Masyarakat perlu melakukan antisipasi untuk mengurangi risiko terjadinya bencana yang diakibatkan oleh curah hujan yang ekstrem.
ANTARA
Musim Hujan di Sulawesi Utara Dimulai Oktober 2024, Waspada Banjir
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
Komentar (0)
Memuat komentar…







