JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Utara**, Pemerintah Kota Jakarta Utara berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada generasi muda, khususnya kepada pelajar sekolah dasar, melalui program *ASN Mengajar*. Program ini telah diterapkan di beberapa sekolah di wilayah tersebut. Pelaksana Tugas Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, Setyadi, menyampaikan bahwa dia telah melakukan sosialisasi mengenai edukasi antikorupsi sebanyak dua kali. Ia menjelaskan bahwa pada hari ini, ia langsung terjun mengajar di SDN Pegangsaan Dua 06 Pagi yang terletak di Jalan Kepu, Kecamatan Kelapa Gading. Dalam kegiatan ini, ia mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak usia dini. Setyadi menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat membawa kemajuan bagi negara di masa mendatang. Ia berharap, nilai-nilai yang diajarkan tidak hanya dapat diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga. "Program ini saya siapkan dengan cara yang menarik agar para pelajar dapat dengan mudah memahami, merasa senang, dan tidak merasa bosan," tuturnya. Ia mengungkapkan bahwa ada sembilan nilai integritas yang disampaikan kepada para peserta didik, yaitu jujur, mandiri, bertanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Kesembilan nilai tersebut bisa diingat dengan singkatan 'Jumat Bersepeda KK'. Setyadi berharap agar para siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka. Di sisi lain, Fajar Iwanto, seorang Guru Kelas V di SDN Pegangsaan Dua 06 Pagi, sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan *ASN Mengajar* ini. Ia menganggap bahwa program semacam ini sangat penting, terutama jika dilengkapi dengan materi tentang pencegahan narkoba dan penanggulangan perundungan. “Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka akan menyampaikan kembali nilai-nilai antikorupsi yang mereka pelajari kepada teman-teman atau anggota keluarganya,” imbuh Fajar. Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kesadaran pelajar terkait pentingnya integritas di masa depan. ANTARA