JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) yang juga merupakan Co-Owner platform media daring The Nusantara Bulletin, Sydney Azzahra, menyampaikan tiga poin krusial dalam membangun penjenamaan pribadi atau *personal branding*. Dalam kesempatan tersebut, Sydney menjelaskan bahwa ada tiga pertanyaan mendasar yang harus dijawab dalam proses mengembangkan *personal branding*. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup: siapa diri kita, bagaimana pandangan orang-orang di sekitar kita, dan apa yang diungkapkan oleh mesin pencari seperti Google tentang diri kita. Penegasan ini disampaikan sebagai bagian dari acara pembekalan bagi lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPNVJ yang berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata Kemendikbudristek, Depok, pada hari Sabtu, 28 September. Lebih jauh, Sydney menekankan bahwa sangat penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk membangun *personal branding* di tengah persaingan yang semakin ketat di dunia digital. Ia mendorong para lulusan untuk menggali dan mengenali kemampuan serta potensi terbaik yang ada dalam diri masing-masing tanpa perlu meniru atau berpura-pura menjadi orang lain. "Hindari berpura-pura. Yang perlu kita lakukan adalah menonjolkan keunggulan yang kita miliki, sementara kekurangan sebaiknya dikesampingkan," ujarnya. Sydney juga mengingatkan bahwa penjenamaan pribadi sangat penting untuk melawan munculnya misinformasi dan disinformasi yang marak di media digital. "Pada era digital saat ini, banyak informasi yang tidak akurat beredar. Oleh karena itu, *personal branding* berfungsi sebagai benteng untuk melawan kesalahan informasi mengenai diri kita," tandasnya. Selanjutnya, Sydney menyarankan agar para lulusan memanfaatkan platform Google sebagai salah satu alat dalam membangun penjenamaan pribadi mereka. "Google menjadi instrumen yang krusial, terlebih kita hidup di era digital. Kehadiran kita di dunia maya sangat penting, sehingga pendaftaran di platform digital menjadi langkah yang tidak bisa diabaikan," paparnya. Sementara itu, Dekan FISIP UPNVJ, Bekti Istiyanto, menyampaikan bahwa fakultas ini berhasil meraih peringkat pertama dalam capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) di UPNVJ dengan persentase pencapaian sebesar 93,9 persen. "Lulusan tidak perlu merasa rendah diri dengan alma mater mereka, karena UPNVJ saat ini sedang dalam perjalanan menuju reputasi global. Di tingkat nasional, peringkat UPNVJ saat ini adalah 105 di antara perguruan tinggi yang ada," ujarnya. FISIP UPNVJ juga memberikan pembekalan kepada 447 lulusan yang siap diwisuda pada Wisuda ke-73 yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2024. ANTARA