BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya para pebisnis yang memiliki daya besar, akan kembali mendapatkan pemadaman aliran listrik dari PLN Pangkalan Bun. Pemadaman bergilir akan berlangsung dua pekan, 14-31 Agustus 2016 dari pukul 17.00 sampai 22.00 WIB.
"Yang sudah pasti akan mendapatkan giliran pemadaman itu di antaranya hotel, dan tempat perbelanjaan modern seperti Hypermart. Karena itu memiliki daya besar. Sementara untuk masyarakat umum hanya antisipasi saja bila defisit daya maka terpaksa akan kami padamkan," ujar Manager Rayon PLN Pangkalan Bun, Purwanto melalui sambungan telepon, Minggu (14/7/2016).
Ia menjelaskan, pemadaman bergilir tersebut karena ada overhoul mesin MAC 2 di PLTD Kumai. "Jadwal teraebut untuk antisipasi kalau mesin pembangkit yg lain ada yg rusak," jelas dia.
Pemadaman bergilir tersebut akan terjadi bila defisit daya di seluruh wilayah dibawah Rayon PLN Pangkalan Bun.
Abdul, Warga jalan Sudirman Pangkalan Bun meminta solusi terbaik untuk permasalahan listrik di Kabupaten Marunting Batu Aji ini. "Dari zaman dulu sampai sekarang listrik di Pangkalan Bun bermasalah terus, kapan pemerintah ini bisa menyelesaikan dan memberikan solusinya?" tanya dia.
Ia meminta, pihak terkait segera menyelesaikan permasalah listik tersebut. "Pulau ini paling kaya, batu baranya banyak tapi suplai listriknya menghawatirkan. Harusnya sebelum Pulau Jawa, masyarakat Kalimantan yang harus lebih dahulu merasakan kesejahteraan dari bidang listrik ini," pinta dia.
Sebelumnya juga, manajemen Swiss Belinn Hotel mengaku genset yang dimiliki hotel ada dua. Karena seringnya listrik PLN byarpet, akhirnya satu genset yang biasa dipakai untuk pembangkit listrik ketika aliran PLN mati rusak.
"Seringnya listrik byarpet ini, mesin genset kami rusak satu, karena otomatis ketika listrik PLN mati, genset kami nyala. Tapi karena seringnya pergantian otomatis itu, genset kami rusak," jelas General Manager Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun, Ali Alimin. (CECEP HERDI/m)








