JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memberikan penekanan penting mengenai Hari Kesaktian Pancasila yang dirayakan setiap tanggal 1 Oktober. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya merupakan warisan yang diturunkan dari generasi ke generasi, tetapi juga sebuah amanah yang harus dilestarikan dan dijaga oleh seluruh masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi melalui sebuah ilustrasi yang ia bagikan di akun resmi Instagramnya, @jokowi, pada hari Selasa. Dalam keterangan tersebut, Presiden menekankan kembali makna dari Hari Kesaktian Pancasila. “Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa nilai-nilai kebangsaan bukan hanya warisan, tetapi amanah yang harus terus dijaga,” tulisnya. Lebih lanjut, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk merenungkan pertanyaan kritis seputar penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak masyarakat untuk merenungkan “Di tengah tantangan zaman, mari kita renungkan sejauh mana kita telah mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” demikian tulisnya. Dalam ilustrasi yang dibagikan, tampak lambang Negara, yaitu burung Garuda, diapit oleh lima simbol yang mewakili Pancasila. Di sisi kanan dan kiri Garuda tersebut, tergambar tujuh pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965, yaitu Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen S. Parman, Letjen M.T Haryono, Mayjen D.I Panjaitan, Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Kapten Pierre Tendean. Selain itu, di bawah gambar Garuda dan tujuh pahlawan tersebut, terlihat Presiden Joko Widodo mengenakan kemeja putih dan peci hitam, merayakan Hari Kesaktian Pancasila bersama masyarakat yang berasal dari berbagai suku di Indonesia. Pada hari Selasa pagi, Presiden Joko Widodo juga hadir sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024 yang berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Moment ini menjadi penting dalam rangka mengenang perjalanan bangsa dan menguatkan komitmen bangsa terhadap nilai-nilai Pancasila. ANTARA