JAKARTA –
**Borneonews - Cleveland**, Donovan Mitchell kini mengalihkan perhatian dan komitmennya kepada Cleveland Cavaliers dengan tujuan meraih gelar juara NBA pada musim mendatang. Hal ini mencuat setelah mantan bintang Utah Jazz tersebut menandatangani perpanjangan kontrak baru, yang sekaligus mematahkan berbagai spekulasi dan rumor tentang kemungkinan kepindahannya ke New York Knicks. Mitchell mengungkapkan rasa lega yang mendalam usai perpanjangan kontraknya, dengan mengatakan, "Ini perasaan yang melegakan. Saya bisa bernapas lega sekarang." Komentar ini menjadi pernyataan awalnya yang menggambarkan kebahagiaan atas keputusan tersebut. Sebelumnya, terdapat anggapan bahwa Mitchell ingin kembali ke kota kelahirannya, New York. Namun, ia kini menegaskan kecintaannya kepada Cleveland. "Saya mencintai kota ini," ungkapnya, menekankan komitmennya terhadap tim yang kini ia bela. Dengan adanya perpanjangan kontrak tersebut, Mitchell memastikan masa depannya bersama Cavaliers tampak lebih jelas dan meredakan segala rumor yang beredar. Sejak bergabung dengan Cleveland pada 2022, Mitchell langsung merasakan kedekatan dengan kota dan para penggemarnya. Meskipun musim dingin di Cleveland terkenal keras, Mitchell mengakui bahwa ia bisa beradaptasi dan bahkan bercanda bahwa ia dapat "berpakaian lebih baik saat cuaca dingin." Bersama dengan tim inti yang relatif muda, Mitchell tengah berperan penting dalam upaya Cavaliers untuk kembali bersaing dengan tim-tim papan atas NBA. Meskipun terdapat keraguan terkait komitmennya, terutama terkait cedera yang menghantuinya musim lalu, ia menegaskan bahwa ia berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik untuk membawa timnya menuju kesuksesan. Dalam kesempatan tersebut, Mitchell juga menyatakan, "Ini media day pertama saya dalam tiga tahun terakhir di mana tidak ada yang bertanya apakah saya akan pergi." Ini menunjukkan seberapa lelahnya dia dan rekan timnya mendengar pertanyaan tentang masa depannya selama musim lalu. Ia merasa tekanan yang selama ini ada kini telah hilang, dan yang terpenting adalah harapan untuk meraih pencapaian besar. Melangkah ke musim kedelapannya di liga, Mitchell lebih teliti dalam menjaga kebugaran tubuhnya. Ia kini menggunakan jasa seorang koki pribadi dan lebih banyak mengalokasikan waktu untuk memulihkan diri setelah mengalami cedera di lutut dan betis pada musim sebelumnya. Dengan susunan pemain yang relatif tetap dan di bawah kepemimpinan pelatih baru, Kenny Atkinson, Mitchell siap menghadapi tantangan di musim ini. Atkinson sendiri diketahui sangat berdedikasi, menghubungi Mitchell bahkan di tengah malam selama Olimpiade untuk membahas strategi tim. "Kami sudah saling terhubung. Dedikasi yang dia tunjukkan luar biasa," puji Mitchell, mengindikasikan semangat kolaboratif yang tengah terjalin. ANTARA