BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak Umum jenis Pertamax pada kisaran Rp200-Rp300 per liter. Di Kalteng khususnya di Pangkalan Bun, Pertamax ditetapkan Rp 7.500 per liter, dari sebelumnya Rp 7.700 per liter. Perubahan harga terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 15 Agustus 2016.
"Harga Premium, Pertamax Dex, Pertalite dan Solar tidak berubah, Pak," terang GM Marketing Operation PT Pertamina wilayah VI, Muhammad Irfan kepada Borneonews, Minggu (14/8/2016) petang.
Sementara itu Marketing Branch Manager PT Pertamina Kalbarteng, Eko Harjito merinci harga BBK/BBM NPSO tanggal 15 Aguatus 2016 pukul 00.00 waktu setempat sebagai berikut :
- Pertamax Rp 7.500 - Kaltara Rp7.600
- Pertalite Rp7.100
- Pertamina Dex Rp9.100
- Dexlite Rp6.600
- Solar Keekonomian Rp6.700 - Kaltara Rp6.800
- Pertamax Plus - Kalbar Rp8.400
- Pertamax Turbo - Kalbar Rp9.050
- Harga Dasar Mitan NPSO Rp6.800.
"Pertamax mengalami penurunan Rp200 per liter untuk wilayah Kalteng termasuk Kobar," ungkapnya. (CECEP HERDI/m)








