JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon anggota DPR RI yang baru terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah II, Jamaludin Malik, tampil mengenakan kostum karakter ikonik dari Jepang, *Ultraman*, sebelum berlangsungnya pelantikan para calon anggota DPR dan DPD terpilih untuk periode 2024–2029. Acara pelantikan tersebut digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa. Jamaludin menjelaskan bahwa penggunaan kostum *Ultraman* tersebut bukanlah tanpa alasan. Ia telah memadukan karakter ini sebagai bagian dari citra diri yang dibangun selama masa kampanye. Dalam suasana yang penuh keceriaan, ia berpose dan berkeliling di pelataran Gedung Nusantara II, Jakarta. "Karakter *Ultraman* adalah simbol pembasmi kejahatan," ujar Jamaludin ketika ditanya oleh para jurnalis mengenai makna di balik kostumnya. Penampilan unik politikus dari Partai Golkar ini sempat menjadi pusat perhatian di area Senayan sebelum berlangsungnya pelantikan. Jamaludin berjalan dengan percaya diri mengenakan kostum tersebut, didampingi oleh para stafnya yang setia menemaninya. Beberapa peserta yang hadir bahkan meminta untuk berfoto bersama Jamaludin saat ia mengenakan kostum *Ultraman* yang menampilkan kombinasi warna silver, merah, dan biru yang mencolok. Meskipun sangat menikmati momen tersebut, ia menyatakan bahwa kostum tersebut hanya akan dipakainya sesaat sebelum acara pelantikan dimulai. Pasca memasuki ruangan pelantikan, ia berencana untuk menggunakan pakaian formal yang sesuai dengan acara resmi tersebut. Pada hari Selasa ini, sebanyak 580 calon anggota DPR RI terpilih dan 152 calon anggota DPD RI dilantik berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mengenai hasil Pemilu Legislatif 2024 untuk periode 2024–2029. Penambahan jumlah anggota DPR terpilih menjadi 580 orang, meningkat dari 575 orang pada periode sebelumnya. Sedangkan untuk anggota DPD RI, jumlah mereka bertambah dari 136 menjadi 152 orang. Partai politik yang berhasil lolos dalam pemilu ini adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. ANTARA