**Borneonews - Paringin, Kalimantan Selatan**, Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, baru saja memperkenalkan sebuah program inovatif yang diberi nama Sistem Administrasi Digital Juai (SITALI). Inisiatif ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pengelolaan administrasi keuangan sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.
Sekretaris Kecamatan Juai, Erliyanti, mengungkapkan harapannya bahwa inovasi ini dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan administrasi keuangan, termasuk dalam kegiatan pengagendaan, penomoran, pengesahan, serta pengarsipan surat pertanggungjawaban (SPJ).
Dia menjelaskan bahwa upaya pengembangan SITALI ini merupakan respons dari masalah yang dihadapi oleh pihak Kecamatan Juai, di mana pengelolaan surat pertanggungjawaban masih dianggap belum optimal. Ketidakcukupan pengelolaan ini berpotensi mengganggu kelancaran tugas-tugas internal organisasi dan pelayanan kepada masyarakat serta pihak-pihak yang berinteraksi dengan kantor Kecamatan Juai.
Dalam konteks tersebut, Erliyanti menegaskan pentingnya inovasi ini untuk mengatasi isu-isu utama yang menjadi perhatian, terutama terkait dengan penatausahaan keuangan administrasi SPJ, khususnya dalam proses verifikasi.
Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa langkah yang akan diambil dalam mewujudkan perubahan melalui proyek SITALI adalah dengan mengimplementasikan pengelolaan verifikasi SPJ secara *online*. Dengan cara ini, SITALI akan berfungsi sebagai landasan untuk melakukan pemeriksaan administrasi SPJ berdasarkan penetapan anggaran yang telah ditetapkan.
Dengan program SITALI, diharapkan proses administrasi keuangan dalam pemerintahan lokal dapat berjalan lebih lancar dan terorganisir, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.
ANTARA
Pembangunan Sistem Administrasi Digital Juai untuk Efisiensi Keuangan
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







