AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Maluku telah mengonfirmasi bahwa kompetisi Liga 3 Maluku untuk tahun 2024 akan dimulai pada akhir bulan November. Ketua Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu, mengungkapkan bahwa pelaksanaan liga ini akan berlangsung paling lambat pada awal Desember. Sofyan menekankan bahwa penjadwalan ini disusun untuk menyesuaikan dengan kalender resmi PSSI, bertujuan untuk memfasilitasi perkembangan sepak bola di seluruh tanah air, termasuk di provinsi Maluku. Liga 3 Maluku terbuka untuk partisipasi dari semua klub serta Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pendaftaran untuk mengikuti kompetisi ini dapat dilakukan langsung dengan menghubungi Asprov PSSI Maluku. Selain itu, proses pendaftaran pemain akan dilakukan secara daring melalui sistem *SIAP PSSI*. Setiap tim yang mendaftar wajib mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh PSSI, termasuk persyaratan bahwa pelatih Liga 3 harus memiliki Lisensi B dan asisten pelatih harus memiliki Lisensi C. Lebih lanjut, tidak diperbolehkan adanya pelatih atau ofisial asing dalam Liga 3 Maluku; seluruh staf harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Mengenai format pertandingan, pihak Asprov akan menyesuaikannya dengan jumlah grup berdasarkan jumlah peserta. Format grup akan diterapkan jika terdapat sekurang-kurangnya enam tim yang berpartisipasi. Sofyan berharap, dengan adanya Liga 3 Maluku, klub-klub serta pemain-pemain berbakat dari daerah ini dapat ditemukan dan mendapat perhatian di tingkat nasional. Ia penuh keyakinan bahwa pertandingan yang berlangsung akan menarik dan memberikan hiburan bagi para penggemar sepak bola di Maluku. Selain Liga 3, untuk memastikan keberlangsungan dan pengembangan sepak bola di Maluku, Asprov PSSI juga telah meluncurkan kompetisi untuk kelompok umur, dimulai dari U-12 hingga U-16. Sofyan menambahkan, program-program ini telah disiapkan dengan baik, dan dirinya berharap agar SSB serta klub-klub dapat lebih siap dalam menghadapi kompetisi, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain berkualitas yang siap bertanding di tingkat yang lebih tinggi. ANTARA