JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung percepatan integrasi layanan digital yang berbasis pada pemerintahan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui transformasi digital. Dalam peluncuran yang berlangsung terbatas, pemerintah memperkenalkan tiga aplikasi sebagai tahap awal dalam memperkuat layanan digital nasional. Aplikasi tersebut adalah *INApas*, *INAku*, dan *INAgov*. Nezar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Kominfo dan seluruh ekosistem yang ada untuk merealisasikan tujuan transformasi digital di sektor pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan usai peluncuran terbatas dari ketiga aplikasi tersebut di Kantor INA Digital, yang terletak di Jakarta Selatan pada hari Senin, 30 September. Menurut Nezar, peluncuran aplikasi *INApas*, *INAku*, dan *INAgov* adalah sebuah langkah bersejarah. Ia meyakini bahwa langkah ini akan membawa birokrasi ke arah yang lebih modern melalui pemanfaatan platform digital yang efisien. Nezar juga berharap bahwa peluncuran ketiga produk tersebut dapat menjadi sebuah indikator konkrit dalam upaya percepatan transformasi digital di Indonesia. “Kami ingin agar transformasi digital ini berjalan lebih cepat dan efektif,” tegasnya. Sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2023 mengenai Percepatan Transformasi Digital dan Integrasi Layanan Digital Nasional, INA Digital memiliki peran strategis. Tugasnya meliputi pembangunan, integrasi, pemeliharaan, serta pengelolaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (*SPBE*) dan semua keterintegrasiannya melalui pengembangan tiga portal dan aplikasi penghubung. Aplikasi *INApas* berfungsi sebagai layanan identitas digital yang mempermudah akses pengguna ke berbagai layanan digital pemerintah dengan lebih praktis. Di sisi lain, *INAku* dirancang sebagai portal yang memberikan kemudahan akses kepada masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik. Sementara itu, *INAgov* adalah portal administrasi yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara guna mengakses layanan administrasi pemerintahan secara efisien. Peluncuran tahap pertama dari *INApas*, *INAku*, dan *INAgov* juga dihadiri oleh beberapa menteri, antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, serta Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Kegiatan ini menunjukkan keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan layanan digital yang terintegrasi untuk masyarakat. ANTARA