JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta** Masyarakat di Indonesia telah menunjukkan peran yang aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah dan penanaman pohon. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta Utara baru-baru ini. Menteri Siti menjelaskan bahwa pemerintah senantiasa mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. "Kita terus mengajak masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan yang kita cintai," ungkapnya saat menghadiri Youth Conservation Fest 2024. Menurut Siti, tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam pelestarian lingkungan ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan negara lain yang pernah ia amati dalam berbagai pertemuan internasional. Ia menilai, selama tiga hingga empat tahun berpartisipasi dalam berbagai konvensi internasional, terlihat bahwa masyarakat Indonesia memiliki semangat yang lebih tinggi dalam pelestarian alam. Menteri Siti juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam bidang konservasi alam. Ia menekankan bahwa konservasi sangat penting, karena berfungsi sebagai benteng perlindungan bagi ekosistem di Republik Indonesia. "Dalam pengelolaan lingkungan, hutan konservasi merupakan benteng terakhir dalam usaha pelestarian. Oleh karena itu, inisiatif dari generasi muda perlu ditangkap dan diberi ruang untuk berkembang," jelasnya. Hartono, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), menambahkan bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam keberlanjutan upaya konservasi. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif kaum muda saat ini merupakan aset penting dalam mencari solusi bagi ancaman yang dikenal sebagai *triple planetary crisis*, yaitu perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati. "Konservasi adalah urusan yang berkontribusi pada masa depan, sehingga peran generasi muda sangat penting," tegas Hartono. Di sisi lain, Hanna Adelia Runtu, seorang pemuda yang aktif dalam restorasi hutan mangrove, menyatakan harapannya agar pemerintah terus memberikan dukungan kepada generasi muda dalam menangani masalah lingkungan. Ia juga mengajak kaum muda untuk menjadi pemimpin di masa depan yang memiliki pandangan tentang keadilan sosial serta ekologi. "Ke depan, kami berharap generasi muda dapat terus didukung dengan berbagai platform dari pemerintah. Karena kamilah yang akan memimpin negara ini dan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memiliki perspektif keadilan sosial dan ekologi," tuturnya. ANTARA