**Borneonews - Washington**, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (*FAA*) telah meminta perusahaan SpaceX untuk melakukan penyelidikan terkait insiden yang terjadi saat pendaratan roket pendorong tahap kedua Falcon 9. Insiden ini terjadi setelah roket tersebut berhasil menjalankan misi Crew-9 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan oleh *FAA*, pihaknya telah mengidentifikasi adanya anomali selama peluncuran misi SpaceX NASA Crew-9, yang berlangsung dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida, pada tanggal 28 September lalu. Dalam kejadian tersebut, tahap kedua dari roket Falcon 9 mendarat di luar area yang telah ditentukan sebagai zona pendaratan. Menariknya, tidak ada laporan mengenai adanya cedera pada publik maupun kerusakan pada properti umum akibat insiden ini. Dengan demikian, *FAA* meminta agar penyelidikan segera dilaksanakan untuk memahami lebih dalam mengenai peristiwa yang terjadi.
Tindakan tersebut diikuti oleh keputusan pendiri SpaceX, Elon Musk, yang memilih untuk menghentikan seluruh jadwal peluncuran roket Falcon 9 yang direncanakan mendatang, hingga investigasi terkait insiden tersebut selesai dilakukan dan segala kerusakan dapat diperbaiki.
Kejadian ini merupakan gangguan kedua yang dialami oleh SpaceX dalam waktu satu bulan terakhir, yang memaksa mereka untuk menunda peluncuran roket Falcon 9. Sebelumnya, pada bulan Agustus, *FAA* juga sempat menghentikan sementara penggunaan roket Falcon 9 yang dapat digunakan kembali tersebut, setelah roket tahap pertama dari misi tersebut gagal mendarat dengan baik di atas kapal tak berawak di tengah laut.
Keselamatan dan keandalan dalam penerbangan antariksa tetap menjadi prioritas utama bagi *FAA* dan SpaceX, serta seluruh pihak terkait lainnya dalam industri luar angkasa.
ANTARA
FAA Minta SpaceX Selidiki Insiden Pendaratan Roket Falcon 9
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Komentar (0)
Memuat komentar…







