**Borneonews - Tojo Una-una**, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Tojo Una-Una, Polda Sulawesi Tengah, Kompol Mulyadi, melakukan pengecekan langsung terhadap gudang logistik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan logistik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 2024.
Dalam keterangannya yang diterima di Palu, Kompol Mulyadi menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan bagian penting dalam memastikan tidak adanya masalah atau gangguan yang berpotensi mempengaruhi penyimpanan barang-barang logistik Pilkada.
Demi mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah menugaskan sejumlah anggota untuk menjaga gudang logistik KPU selama 24 jam penuh. Penjagaan ketat ini merupakan langkah preventif yang diambil oleh Polres Tojo Una-Una untuk menjamin kelancaran semua tahapan Pilkada.
Selain pengawasan di gudang, pihaknya juga melakukan pengawalan secara ketat terhadap distribusi logistik Pilkada, termasuk 646 kotak suara yang diangkut dari Kota Palu hingga tiba di gudang logistik KPU di Tojo Una-Una pada Minggu, 29 September.
Kotak suara tersebut sangat krusial dalam penyelenggaraan pemilu, karena fungsinya mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada. Oleh karena itu, pengamanan serta penjagaan terhadap kotak suara dan logistik lainnya menjadi prioritas utama.
Kompol Mulyadi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melaksanakan patroli dan meningkatkan pengawasan agar keamanan logistik pemilu yang disimpan di gudang KPU Tojo Una-Una tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan kepada semua personel yang bertugas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan di area gudang logistik KPU.
"Laksanakan tugas dengan baik, cermat, dan profesional. Jaga konsentrasi dan lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab," tegasnya kepada anggota yang bertugas.
ANTARA
Wakapolres Touna Cek Keamanan Logistik Pilkada 2024 di KPU
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







