SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan berumur 17 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) saat tertidur di sebuah barak yang berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa, 1, Oktober 2024.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban yang saat itu tengah terlelap tidur dikagetkan dengan seorang pria yang tiba-tiba masuk ke dalam kamarnya.

Pelaku juga mengambil sebuah pisau dan kain yang dicampuri dengan larutan kimia dengan niat untuk menyekap korban.

Namun, aksi pelaku gagal setelah korban terbangun dan berusaha melawan hingga akhirnya pelaku melarikan diri.

"Sepertinya pelaku itu masuk masuk ke dalam melalui atas plafon yang berlubang. Lalu masuk kemar membawa pisau," kata salah seorang rekan korban, Selasa, 1 Oktober 2024.

Ia juga mengungkapkan, ciri-ciri pelaku berbadan tinggi, berperawakan sedang, menggunakan pakaian hitam dan menutup bagian wajahnya menggunakan masker.

"Korban sempat berteriak juga berusaha melawan. Lalu pelaku kabur lewat pintu depan dan pisaunya masih berada di kasur korban," jelas Siska.

Korban yang tinggal sendirian di kamar kos ini mengalami trauma yang cukup berat. Namun, beruntung korban tidak mengalami luka-luka akibat kejadian ini.

"Tadi juga satpam sekolah datang ke sini mengecek kondisi korban. Juga langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi," ujarnya.

Saat ini kejadian yang diduga percobaan pemerkosaan ini telah ditangani pihak kepolisian Polres Kotim.

Polisi juga telah mendatangi tempat kejadian dan meminta keterangan beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi. (BUDDI RAHMAT H/H)