BORNEONEWS, Buntok - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) akan menyiapkan sebanyak 20 ekor sapi sebagai hewan kurban untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya pada Hari Idul Adha 1437 Hijriyah.
Ketua PHBI Barito Selatan Kalam Jihad menuturkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 20 ekor sapi untuk hewan kurban tersebut. Pihaknya telah menghubungi pedagang ternak sapi di Provinsi Kalimantan Selatan.
"Hewan kurban tersebut sudah dipastikan akan didatangkan ke kota Buntok seminggu sebelum Hari Idul Adha 1437 Hijriyah," ucap Kalam Jihat kepada Borneonews, di Buntok, Senin (15/8/2016).
Lanjut dia, sebelum dibagikan ke sejumlah desa, sapi-sapi itu terlebih dahulu akan diperiksa kesehatannya oleh pihak Dinas Peternakan Barsel, untuk mengetahui layak atau tidaknya dijadikan sebagai hewan kurban.
"Karena, jika sapi yang datang nanti tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan atau tidak mencukupi syarat untuk bisa di jadikan hewan kurban, maka akan kita kembalikan dan diganti dengan sapi yang benar-benar sehat serta mencukupi syarat," tegasnya.
Begitu juga dengan para dermawan yang mempunyai rencana akan menyembelih hewan kurban pada Hari Idul Adha nanti, Kalam Jihat mengimbau agar dapat melaporkan kepada PHBI, sebagai data berapa jumlah hewan kurban yang disembelih di wilayah Barito Selatan.
Ia menambahkan, pembagian hewan kurban ke sejumlah desa yang sudah diinventarisir, tentunya sebelum Hari Idul Adhapada 12 September 2016.
Kalam juga mengingatkan, pada malam menjelang Idul Adha nanti, PHBI Barsel akan melaksanakan lomba pawai takbiran untuk masyarakat muslim di wilayahnya.
"Untuk kegiatan lomba pawai takbiran, kita sudah persiapkan untuk menyebarkan undangan dan selebaran kepada masyarakat khusunya para pengurus masjid dan langgar, Osis SMA dan SMP di wilayah wilayah Barsel hingga ke setiap kecamatan," terangnya panjang lebar. (LAILY MANSYUR/m)
Ketua PHBI Barito Selatan Kalam Jihad menuturkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 20 ekor sapi untuk hewan kurban tersebut. Pihaknya telah menghubungi pedagang ternak sapi di Provinsi Kalimantan Selatan.
"Hewan kurban tersebut sudah dipastikan akan didatangkan ke kota Buntok seminggu sebelum Hari Idul Adha 1437 Hijriyah," ucap Kalam Jihat kepada Borneonews, di Buntok, Senin (15/8/2016).
Lanjut dia, sebelum dibagikan ke sejumlah desa, sapi-sapi itu terlebih dahulu akan diperiksa kesehatannya oleh pihak Dinas Peternakan Barsel, untuk mengetahui layak atau tidaknya dijadikan sebagai hewan kurban.
"Karena, jika sapi yang datang nanti tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan atau tidak mencukupi syarat untuk bisa di jadikan hewan kurban, maka akan kita kembalikan dan diganti dengan sapi yang benar-benar sehat serta mencukupi syarat," tegasnya.
Begitu juga dengan para dermawan yang mempunyai rencana akan menyembelih hewan kurban pada Hari Idul Adha nanti, Kalam Jihat mengimbau agar dapat melaporkan kepada PHBI, sebagai data berapa jumlah hewan kurban yang disembelih di wilayah Barito Selatan.
Ia menambahkan, pembagian hewan kurban ke sejumlah desa yang sudah diinventarisir, tentunya sebelum Hari Idul Adhapada 12 September 2016.
Kalam juga mengingatkan, pada malam menjelang Idul Adha nanti, PHBI Barsel akan melaksanakan lomba pawai takbiran untuk masyarakat muslim di wilayahnya.
"Untuk kegiatan lomba pawai takbiran, kita sudah persiapkan untuk menyebarkan undangan dan selebaran kepada masyarakat khusunya para pengurus masjid dan langgar, Osis SMA dan SMP di wilayah wilayah Barsel hingga ke setiap kecamatan," terangnya panjang lebar. (LAILY MANSYUR/m)








