SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Komisaris Independen Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur, M. Mas'ud Said, menyatakan dukungannya kepada Yunita Linda Sari yang baru saja dilantik sebagai Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Jawa Timur. Ia berharap dengan penugasan ini, pengawasan serta pengendalian sektor keuangan di daerah bisa semakin diperkuat. Dalam pernyataannya di Surabaya, Mas'ud menjelaskan bahwa pelantikan Yunita Linda Sari diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh OJK, terutama di wilayah Jawa Timur. Yunita menggantikan Bambang Mukti Riyadi yang kini menjabat sebagai Deputi Komisioner Hubungan Internasional pada bidang Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme. Mas'ud menegaskan bahwa OJK memiliki peran penting dalam memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan iklim yang kondusif bagi sektor perbankan dan keuangan. Selain itu, harus ada keseimbangan antara laju pertumbuhan ekonomi dan upaya perlindungan konsumen. Keberhasilan OJK dalam menjalankan tugas ini akan berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah. Dari segi performa ekonomi, Jawa Timur menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada triwulan II tahun 2024, provinsi ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,98 persen, tertinggi di Pulau Jawa. Angka ini semakin menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang berkontribusi penting dalam peta pembangunan nasional Indonesia. Lebih lanjut, Mas'ud menyatakan bahwa Jawa Timur tidak hanya berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa, tetapi juga siap berperan lebih jauh sebagai penggerak pembangunan di kawasan timur Indonesia. Dengan potensi yang dimiliki, Jawa Timur diharapkan dapat menjadi *central gravity* dalam konteks pembangunan nasional. Dengan dukungan yang kuat dari OJK dan potensi yang terus berkembang, seluruh pihak berharap agar Jawa Timur dapat memanfaatkan peluang yang ada dan memperkuat posisinya dalam konteks ekonomi besar di Indonesia. ANTARA