SEMARANG –
**Borneonews - Semarang**, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengajak berbagai kalangan masyarakat untuk memastikan terciptanya suasana yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ia sangat mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan tahap awal pilwakot yang berlangsung dengan damai tanpa adanya gangguan yang berarti. Dalam pernyataannya di Semarang, Hevearita, atau akrab disapa Ita, menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen semua pasangan calon dalam menjaga ketertiban dan kolaborasi selama masa kampanye. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai memimpin upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman Balai Kota. Ita mengungkapkan bahwa semangat Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapai Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2024. Ia berharap kondisi kondusif dapat terus berlangsung hingga hari pencoblosan yang dijadwalkan pada 27 November dan pelantikan wali kota serta wakil wali kota terpilih pada 10 Februari 2025. Seiring dengan harapannya, ia mendesak semua pihak untuk selalu menciptakan suasana damai sebagai upaya untuk mendukung program-program yang diusung oleh masing-masing calon. "Dengan mengedepankan semangat kesaktian Pancasila, diharapkan situasi yang kondusif dapat terjaga selama tahapan pilwakot. Ini penting untuk melahirkan pemimpin yang mampu menyejahterakan masyarakat serta memajukan Kota Semarang dalam lima tahun ke depan," paparnya. Pada Pilkada Kota Semarang 2024, terdapat dua pasangan calon yang bertanding. Pasangan pertama adalah Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin, yang menduduki nomor urut satu dan diusung oleh PDI Perjuangan. Sedangkan di nomor urut dua terdapat pasangan Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, yang akrab disapa Yoyok Sukawi, berpasangan dengan Joko Santoso. Pasangan ini diusung oleh sembilan partai politik, termasuk Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai NasDem. Saat ini, kedua pasangan calon sedang menjalani masa kampanye pemilu yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Diharapkan, pelaksanaan kampanye ini dapat berlangsung dengan penuh kedamaian dan kesadaran akan pentingnya demokrasi yang sehat. ANTARA