**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Kota Pangkalpinang, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah melakukan pemasangan alat *hydrant* sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran di kawasan permukiman yang padat penduduk.
Pada hari Selasa, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menegaskan bahwa peresmian pemasangan *hydrant* di Jalan Mayor Haji Muhidin, Kelurahan Masjid Jamik, mencerminkan kesungguhan pemerintah dalam melakukan antisipasi dan penanganan bencana di wilayah tersebut.
Ini adalah bagian dari langkah cepat dan responsif dari Pemkot Pangkalpinang demi mengatasi masalah bencana, khususnya kebakaran, ujarnya.
Usulan pemasangan *hydrant* ini diajukan oleh petugas Bhabinkamtibmas di Kelurahan Bintang setelah terjadi kebakaran sebelumnya di Kampung Bintang. Dalam insiden tersebut, proses pengambilan air untuk pemadaman api memakan waktu sekitar 40 menit, yang menciptakan keperluan mendesak untuk memperbaiki situasi itu.
Budi menyatakan bahwa saat ini, dari total 20 unit *hydrant* yang tersedia di beberapa lokasi di Pangkalpinang, dua unit telah berhasil diaktifkan kembali. Ia berharap sisa 18 unit dapat segera menyusul untuk memastikan adanya akses air yang cepat saat terjadi kebakaran.
Dengan adanya *hydrant* yang dipasang tersebut, diharapkan proses pemadaman bisa dilakukan lebih efisien, sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir kesulitan akses air dalam upaya memadamkan api.
Tadi, kami sudah melakukan uji coba dan alat ini mampu mengeluarkan air sebanyak 5.000 liter dalam waktu lima menit, jumlah yang setara dengan kapasitas armada tanki, tambah Budi.
Agus Salim, selaku Pelaksana Tugas Direktur Perumda Tirta Pinang, menjelaskan bahwa tahun ini ditargetkan untuk pemasangan sebanyak 20 titik *hydrant* di daerah permukiman yang padat.
Masih ada 18 lokasi yang sedang dalam tahap pemasangan. Dalam waktu satu bulan ini, kami juga akan melakukan perbaikan pada *hydrant* lama yang rusak. Namun, kami tetap berharap agar diupayakan untuk menjauhkan wilayah ini dari bencana, lanjutnya.
Peresmian pemasangan *hydrant* di Kampung Bintang dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, seperti Sekretaris Daerah, Inspektur, kepala OPD, serta Camat Rangkui dan Bukit Intan, serta Lurah Masjid Jamik dan Kampung Bintang.
Setelah acara peresmian, petugas pemadam kebakaran melakukan simulasi penggunaan selang ke *hydrant* untuk menunjukkan fungsionalitas alat tersebut.
ANTARA
Pemasangan Hydrant di Pangkalpinang, Upaya Tangani Kebakaran
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







