BORNEONEWS, Gunung Mas - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Untung Jaya Bangas menyesalkan lambannya proyek pekerjaan jalan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. Pasalnya realisasi pekerjaan masih sangat minim, padahal sudah cukup lama pekerjaan berlangsung

“Berdasarkan hasil rapat dengan pendapat (RDP) dengan Dinas PU Kabupaten Gunung Mas (11/8/2016), kemajuan pekerjaan beberapa proyek jalan sangat lambat,” ungkap Untung kepala Borneonews melalui sambungan telepon seluler, Minggu (14/8/2016) sore.

Dia mencontohkan, beberapa proyek jalan yang kemajuan pekerjaan sangat lambat yakni ruas jalan penghubung Tumbang Miri ibu kota Kecamatan Kahayan ulu Utara menuju Desa Batu Tangkoi, Kecamatan Damang Batu. Padahal anggaran untuk proyek pekerjan jalan tersebut cukup besar, mencapai Rp16 miliar.

“Penandatanganan kontrak oleh Dinas PU dengan kontraktor dilakukan pada April 2016, kemajuan pekerjaan 8,5%,” terang politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, kata dia, dari hasil keterangan yang disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Gunung Mas dalam RDP, kemajuan pekerjaan yang sangat lamban yakni proyek pekerjaan jalan penghubung Tumbang Miri menuju Tumbang Napoi, ibu kota Kecamatan Miri Manasa. Padahal, anggaran proyek mencapai Rp15 miliar.

“Seperti yang disampaikan, kemajuan pekerjaan hanya 6,5% saja,” ucap anggota Komisi III yang membidangi pembangunan dan infrastruktur itu.

Terkait lambannya pekerjaan proyek jalan penghubung tersebut, kalangan DPRD Gumas khawatir terhadap kondisi pekerjaan yang dilakukan saat ini. Padahal, setengah dari waktu dari yang ditetapkan dalam kontrak sudah berjalan.

”Sudah setengah dari kontrak tidak sesuai time schedule (tahapan pekerjaan) oleh perusahan yang menerima atau menandatangani kontrak,” tegas Untung.

Padahal, kata dia, dalam suatu pekerjaan proyek sudah pasti dibuat time schedule. Hal itu supaya pekerjaan tidak tumpang tindih, sehingga kualitas pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.

”Dari keterangan Kepala Bidang Bina Marga mereka sudah beberapa kali menyurati kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak,” terang dia.

Untung menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pekerjaan proyek di Gumas secara intens. Hal itu supaya apa yang dianggarkan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (EPRA SENTOSA/m)