**Borneonews - Aceh**, Rencana kunjungan ke makam massal korban tsunami dan gempa bumi Aceh yang terjadi pada tahun 2004 akan menjadi salah satu agenda dalam acara International Day for Disaster Risk Reduction (DRR) Commemoration Summit yang dijadwalkan berlangsung di Aceh pada tanggal 8 hingga 10 Oktober 2024.
Informasi ini disampaikan oleh Teuku Nara Setia, yang menjabat sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), dalam sebuah siaran langsung mengenai peluncuran acara DRR Summit Aceh 2024 yang diikuti secara daring. Setia menjelaskan bahwa ribuan peserta akan berpartisipasi dalam acara ini, termasuk delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia yang memiliki ketahanan bencana, serta delegasi dari luar negeri, khususnya dari Australia dan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik.
Kunjungan ke makam tersebut bertujuan untuk mengenang dan mendoakan sekitar 47 ribu korban yang kehilangan nyawa akibat tsunami Aceh 2004. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momen refleksi bagi semua peserta untuk lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Setia menekankan, "Kegiatan ini akan menjadi sumber inspirasi spiritual bagi kita semua untuk mengambil pelajaran dari peristiwa bencana yang terjadi 20 tahun lalu."
Pemerintah Aceh, sebagai tuan rumah acara DRR di tahun 2024, telah melakukan persiapan yang matang untuk memastikan kesuksesan acara berskala internasional ini. Setia menambahkan bahwa persiapan mencakup pengelolaan anggaran dan berbagai aspek teknis yang diperlukan untuk kelancaran acara.
Program DRR ini merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan pemerintah Australia. Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengantisipasi risiko bencana dan merespon situasi darurat yang mungkin terjadi. Acara DRR sebelumnya juga telah diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara pada tahun lalu.
ANTARA
Kunjungan Makam Korban Tsunami, Agenda Penting DRR Summit Aceh
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Komentar (0)
Memuat komentar…







