SURABAYA –
**Borneonews - Jember, Jawa Timur**, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, melaksanakan safari politik sebagai bentuk dukungannya terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Jember, M. Fawait dan Djoko Susanto, pada Selasa. Dalam kesempatan tersebut, Kaesang menyatakan, "Kami hadir di Jember untuk memberikan dukungan kepada Gus Fawait dan Djoko Susanto sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Jember. Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami terhadap mereka." Kaesang, yang merupakan putra Presiden Joko Widodo, berpartisipasi dalam acara Kopi Darat (Kopdar) Cinta Laskar Sholawat Nusantara (LSN) yang berlangsung di Gedung New Sari Utama, Jember. Sebelumnya, ia juga bergabung dalam kegiatan kampanye cabup Jember dengan nomor urut 2, M. Fawait, di Kampung Ledok, Kecamatan Kaliwates. Ia mengungkapkan harapannya agar Gus Fawait dan Djoko Susanto dapat memenuhi aspirasi masyarakat Jember. "Kami telah mendengar berbagai keluhan dari warga dalam acara tadi. Semoga semua harapan itu dapat terwujud saat mereka memimpin Jember," ucap Kaesang. Gus Fawait sendiri menyambut kunjungan Kaesang dengan penuh antusias dan menganggap kedatangan tersebut sebagai suatu kehormatan. "Kedatangan beliau, yang merupakan ketua umum partai termuda PSI dan anak Presiden Jokowi, merupakan dukungan luar biasa bagi saya sebagai anak petani dan santri untuk dapat mengabdi di Jember," ujarnya. Ia percaya bahwa dukungan dari Kaesang akan menjadi suntikan motivasi bagi tim Fawait-Djoko Susanto dalam perjuangan mereka untuk merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember periode 2024-2029. "Saya berharap kehadiran Kaesang dapat memberikan dampak positif bagi seluruh elemen yang mendukung kami dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024," lanjutnya. Gus Fawait juga optimis bahwa kunjungan Kaesang akan memompa semangat di kalangan pendukungnya, mendorong mereka untuk lebih aktif menyebarkan cinta dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Jember. Dalam rangkaian agendanya, Fawait mengajak Kaesang bertemu dengan masyarakat, termasuk memperlihatkan kondisi nyata terkait masalah stunting yang masih dihadapi oleh anak-anak di kawasan kota, khususnya di Kampung Ledok yang tidak jauh dari pusat pemerintahan. ANTARA