BORNEONEWS, Kotim - Walaupun berada di balik jeruji besi dengan penjagaan superketat, tidak mengurungkan niat para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit, ikut memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka, pria dan wanita berpartisipasi dalam berbagai lomba. Warga binaan, para penghuni Lapas terlihat senang, larut dalam kegembiraan.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menghilangkan stres dan kejenuhan seluruh warga binaan. Selain itu yang pasti agar semua bisa merasakan animo hari kemerdekaan ini. Karena tidak mudah hidup di balik jeruji besi berbulan-bulan hingga tahunan ini. Kegiatan ini untuk memperingati HUT RI, dan tentunya untuk kebersamaan antara penghuni lapas,” ujar Kepala Lapas Klas IIB Sampit, M Khairon, Senin (15/8/2016).

Dalam kegiatan yang dilakukan di bagian tengah lapas itu tidak hanya diikuti para warga binaan. Namun juga pegawai, dan ibu-ibu Dharma Wanita. Sehingga hal itu semakin memeriahkan suasana. Dalam perlombaan, di antaranya lomba bakiak, atau terompah, bukan mencari siapa yang menang atau kalahnya. Namun untuk menjalin hubungan persaudaraan dan kerukunan antarpegawai, serta warga binaan.

Sementara dalam 17 Agustus nantinya, Lapas Sampit sudah mengusulkan sebanyak 250 hingga 300 orang , dari 535 penghuni di tempat itu, untuk memperoleh remisi. Semua yang diusulkan untuk memperoleh pengurangan masa penahanan itu, berbeda-beda besaran pengurangan masa tahanannya. 

“Sudah kami usulkan, dan nanti di umumkan, Rabu, 17 Agustus 2016,” kata Kepala Lapas Klas IIB Sampit, Khairon. (M. HAMIM/N).