**Borneonews - Badung, Bali**, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menekankan signifikansi kolaborasi dalam memperingati dua tahun tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Dalam konteks ini, PSSI mengajak semua pihak untuk bersatu dan tidak bergerak secara terpisah dalam upaya membangun sepak bola Indonesia ke depan.
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengungkapkan bahwa kolaborasi yang erat adalah kunci untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi olahraga, termasuk sepak bola. Menurutnya, semangat *gotong royong* yang merupakan salah satu nilai budaya bangsa harus dijadikan pedoman dalam pembangunan sepak bola tanah air.
Refleksi atas tragedi Kanjuruhan menyajikan kesempatan untuk berinovasi dan merancang langkah-langkah yang lebih baik dalam pengelolaan sepak bola. Ratu Tisha menekankan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyusun konsep bersama dan mengajak semua elemen dalam industri sepak bola untuk bersama-sama menemukan solusi.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa sepak bola harus mencerminkan nilai-nilai penghormatan, disiplin, dan persatuan, yang seharusnya terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. PSSI berkomitmen untuk tidak hanya menjalankan program-program eksklusif, melainkan juga membangun sinergi yang kuat untuk meneguhkan kemajuan bangsa.
Pentingnya kolaborasi ini juga berarti bahwa seluruh pelaku di bidang olahraga, termasuk pemangku kepentingan dalam industri sepak bola, hendaknya meningkatkan diri dan belajar dari satu sama lain. Proses perbaikan berkelanjutan adalah sangat diperlukan untuk kemajuan sepak bola Indonesia di masa mendatang.
Sejarah mencatat tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang terjadi pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Sebagai respons terhadap insiden tragis ini, pemerintah dan pihak penyelenggara pertandingan menerapkan kebijakan bahwa setiap pertandingan Liga 1 Indonesia hanya dapat disaksikan secara langsung di stadion oleh pendukung tim tuan rumah. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
ANTARA
Kolaborasi PSSI untuk Memaknai Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







