BOGOR –
**Borneonews - Selat Kongki** Perjalanan yang panjang dan tantangan ombak tidak mengurangi semangat tim serta relawan dari BMH Perwakilan Kepulauan Riau dalam membawa kebahagiaan bagi warga mualaf di Selat Kongki. Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau menyampaikan, “Alhamdulillah, kami telah berhasil menempuh perjalanan selama 5 jam dari Batam menuju Lingga, dan kemudian melanjutkan perjalanan dari Lingga ke Selat Kongki dengan waktu tempuh sekitar 3 jam untuk perjalanan pulang pergi. Cuaca panas dan kondisi lautan yang cukup berombak tidak menghalangi kami dalam melaksanakan misi baik ini, yang bertujuan untuk memberikan bantuan bagi mualaf di Kongki hasil dari kolaborasi BMH dan YBM BRILiaN,” jelasnya. Kedatangan tim tersebut disambut dengan sangat hangat oleh masyarakat di Selat Kongki. Abdullah, yang menjabat sebagai Ketua RT setempat, menyampaikan kebahagiaan serta ucapannya yang penuh terima kasih atas perhatian dan dukungan dari BMH kepada masyarakat mualaf di daerah tersebut. “Sudah cukup lama kami tidak menjalin silaturahmi dengan BMH,” kata Abdullah. Ia juga menambahkan, “Kami sangat berterima kasih karena BMH telah menunjukkan perhatian yang besar kepada masyarakat mualaf Kongki, seperti dalam pendirian masjid, pembangunan sumur bor, hingga penyediaan rumah Qur'an.” Ustaz Awalin, seorang dai yang aktif dalam program BMH di Daik, Lingga, turut merasakan kebahagiaan ketika melihat kemajuan besar yang diperoleh anak-anak mualaf dalam belajar *Al-Qur'an*. Ia mengatakan secara riang, “Ada tiga anak yang maju dan menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca *Al-Qur'an*. Ternyata mereka sudah berkembang pesat.” Pada kesempatan tersebut, BMH-YBM BRILiaN menyerahkan bantuan yang meliputi sembako, susu, dan makanan ringan untuk anak-anak mualaf yang tinggal di Desa Pena'ah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Bantuan tersebut merupakan manifestasi nyata dari kepedulian BMH dan YBM BRILiaN terhadap masyarakat mualaf Selat Kongki. “Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk terus belajar serta berkembang,” tutup Fatahillah dengan penuh harapan. ANTARA