JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dalam Sidang Paripurna perdana Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang berlangsung baru-baru ini, telah disepakati dua nama calon untuk posisi Ketua DPD RI pada periode 2024-2029. Kedua calon tersebut adalah La Nyalla Mattalitti yang akan bersaing dengan Sultan B Najamudin. Wakil Ketua sementara DPD RI, Larasati Moriska, menyatakan bahwa hasil verifikasi menunjukkan adanya dua paket calon pimpinan yang diusulkan. Dalam penyampaian tersebut, ia menjelaskan bahwa calon Ketua DPD RI dalam paket pertama adalah La Nyalla Mattalitti, yang akan didampingi oleh tiga calon Wakil Ketua, yaitu Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muh Ihsan. Di sisi lain, paket kandidat kedua dipimpin oleh Sultan B Najamudin sebagai calon Ketua DPD RI, yang akan didukung oleh tiga calon Wakil Ketua, yakni GKR Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung. Larasati memastikan bahwa kedua paket pimpinan ini telah memenuhi syarat dukungan dari para Anggota DPD RI yang berasal dari empat sub wilayah di Indonesia, dengan dukungan yang telah diverifikasi oleh Pimpinan sementara DPD RI dan saksi dari masing-masing kandidat. Ia juga menekankan bahwa sesuai dengan Tata Tertib DPD RI, kedua kandidat yang telah disetujui tidak diperkenankan untuk mengundurkan diri dan diwajibkan mengikuti seluruh proses pemilihan hingga selesai. La Nyalla Mattalitti sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD RI dalam periode 2019-2024, sedangkan Sultan B Najamudin adalah Wakil Ketua yang mendampingi La Nyalla selama menjabat. Sidang Paripurna yang dilaksanakan pada malam hari tersebut dihadiri oleh 79 dari total 152 Anggota DPD RI yang baru dilantik. Meskipun sidang berlangsung, situasi sempat dipenuhi oleh interupsi dari para senator yang ada, yang menunjukkan adanya perdebatan mengenai mekanisme pemilihan. Pelantikan 580 anggota DPR RI dan 152 anggota DPD RI berdasarkan Surat Keputusan KPU RI yang menetapkan hasil Pemilu Legislatif 2024 untuk periode 2024-2029 telah berlangsung di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Jumlah anggota DPR yang dilantik mengalami penambahan dari 575 menjadi 580, sedangkan anggota DPD RI juga meningkat dari 136 menjadi 152. Partai politik yang berhasil lolos pada pemilu ini antara lain PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. ANTARA