**Borneonews - Palu**, Pemerintah Kota Palu berinisiatif untuk berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat, guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang beroperasi di ibu kota Sulawesi Tengah ini.
Dalam pertemuan yang diadakan pada hari Selasa, Pelaksana Tugas Harian (Plh) Wali Kota Palu, Irmayani Petalolo, menyatakan bahwa Kadin memiliki peranan penting sebagai pemangku kepentingan di sektor perdagangan. Kadin diharapkan dapat memberikan dukungan dalam pengembangan UMKM melalui berbagai upaya pemberdayaan.
Irmayani menekankan bahwa UMKM merupakan salah satu sektor yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya melakukan penguatan agar pelaku UMKM lebih berdaya dan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kadin sangat dibutuhkan dalam menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif. Pendampingan dari Kadin diharapkan dapat mencakup penguatan produk usaha, serta strategi pemasaran yang efektif.
Menurutnya, meskipun industri besar sudah memiliki tingkat kemapanan yang tinggi, usaha rumahan dan kegiatan *ultra mikro* masih memerlukan bimbingan agar dapat beroperasi secara mandiri dan mencapai kestabilan pendapatan di masa mendatang.
Pemkot Palu juga telah memfasilitasi peran UMKM dalam mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Data dari pemerintah kota menunjukkan bahwa sekitar 20.982 pelaku UMKM telah terdaftar sebagai peserta Jamsostek pada tahun 2023.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi. Irmayani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu, menuturkan bahwa saat ini Pemkot Palu tengah mempersiapkan platform digital untuk usaha melalui program inkubator bisnis.
Sebelum UMKM dapat merambah pasar yang lebih luas, penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan. Pelatihan ini akan berfokus pada peningkatan manajemen bisnis dan pengembangan produk dari yang biasa menjadi unggulan, serta dilengkapi dengan label dan kemasan yang menarik untuk memikat konsumen.
Irmayani menambahkan, "Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang perdagangan agar program prioritas Pemkot Palu dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kadin yang telah berkontribusi dengan menyediakan lokasi sebagai pusat kuliner di kawasan hunian tetap (huntap) Talise."
ANTARA
Kolaborasi Pemkot Palu dan Kadin Majukan Pemberdayaan UMKM
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menteri PKP Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Kapolres Seruyan Sambangi Jamaah Masjid Al-Jihad
Bupati Gumas Berharap Gedung Gereja GKE Sinta yang Baru Bisa Tingkatkan Pelayanan
HISKI Terbitkan Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara, Himpun 60 Karya Penulis Banyuwangi dan Kalteng
Kemensos Tunggu Data Pemda terkait Bantuan Korban Karhutla
SMAN 3 Kasongan Siapkan Pembelajaran Lebih Interaktif
Komentar (0)
Memuat komentar…







