JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong para mahasiswa yang menekuni bidang perhubungan untuk mengembangkan budaya antikorupsi sejak awal. Hal ini dianggap penting untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan memiliki nilai-nilai integritas saat mereka memasuki dunia profesional. Dalam sesi Kuliah Umum dan Pembekalan yang mengangkat tema "Pengelolaan Keuangan Negara Sebagai Bagian Kegiatan Antikorupsi", Menhub menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar mereka menjunjung tinggi integritas guna menghindari tindakan korupsi di masa depan. Menurutnya, generasi muda sebagai calon pemimpin di sektor perhubungan perlu memiliki komitmen yang kuat untuk bertindak sebagai agen perubahan. Menhub menyatakan, pembangunan di Indonesia dapat dilakukan secara cepat dan aman, serta bebas dari praktik korupsi jika dimulai dengan karakter yang baik. Oleh karena itu, para mahasiswa perlu dipersiapkan dengan integritas yang tinggi sebagai modal untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka setelah menyelesaikan pendidikan mereka. "Pengelolaan keuangan negara yang lebih baik, transparan, dan akuntabel harus menjadi tujuan kita semua demi menciptakan masa depan Indonesia yang cerah," ujarnya. Meski begitu, ia menekankan bahwa upaya pencegahan tindak pidana korupsi memerlukan kerja sama dari semua pihak yang terlibat. Menhub menambahkan bahwa budaya antikorupsi harus dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga ke dunia kerja. Penerapan berbagai cara menjadi sangat penting dalam usaha ini. "Edukasi yang baik, pengawasan yang kuat, kebijakan yang efektif, dan pemanfaatan teknologi harus dioptimalkan," jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel dan transparan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Dengan adanya berbagai aplikasi modern, Menhub percaya bahwa transparansi dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pembayaran elektronik untuk pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah akan semakin terjamin. Kegiatan Kuliah Umum dan Pembekalan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan negara yang bersih dan transparan. Secara lebih khusus, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme pengawasan keuangan negara dan peran aktif mahasiswa dalam mencegah korupsi di masa mendatang. ANTARA