JAKARTA –
**Borneonews - Teheran** Kelompok Hizbullah yang berasal dari Lebanon, bersama dengan Perlawanan Islam Irak, telah melakukan serangan balasan berupa serangkaian serangan rudal dan roket terhadap posisi Israel di sejumlah daerah yang dikendalikan. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada hari Selasa (1/10), Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka telah melancarkan serangan rudal yang ditujukan ke pangkalan udara Israel yang terletak dekat Tel Aviv. Hizbullah merinci bahwa operasi yang dilakukan melibatkan peluncuran *salvo roket* Fadi-4 yang menyasar pangkalan udara Sde Dov. Serangan ini dipandang sebagai respon atas tindakan Israel yang dianggap menyerang warga sipil di Lebanon, serta untuk menunjukkan solidaritas terhadap masyarakat Palestina yang saat ini berada di Gaza. Selain itu, Hizbullah juga melaporkan serangan terhadap posisi musuh yang terletak di Metulla. Dalam operasi ini, mereka menggunakan artileri yang menghasilkan sejumlah korban di pihak lawan. Di sisi lain, kelompok Perlawanan Islam di Irak juga telah menyampaikan pernyataan mengenai tindakan mereka. Mereka mengklaim telah meluncurkan rudal jelajah canggih yang dikenal dengan nama Al-Arqab, yang diarahkan ke tiga target penting di wilayah yang dikuasai Israel. Aksi-aksi kedua kelompok perlawanan ini terjadi sebagai bagian dari peningkatan serangan terhadap posisi Israel. Hal ini menyusul serangan udara besar-besaran oleh rezim Israel yang mengakibatkan kematian pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, di Beirut selatan pada hari Jumat (27/9). Situasi ini telah membuat ketegangan semakin meningkat di kawasan tersebut dan menjadi sorotan internasional yang serius. ANTARA