BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mendorong anggota Paskibraka menjadi pemuda pembela tanah air. Gubernur mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kalteng 2016, Senin (15/8/2016). Mereka yang dikukuhkan tersebut, akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada puncak peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, di halaman kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), Jalan RTA Milono, Palangka Raya.

Sugianto menekankan anggota Paskibraka mengingat dan melaksanakan tekad dan janji yang diucapkan saat berlangung pengukuhan. Sebab janji dan tekad, kata Sugianto, dilandasi dengan suatu dorongan dan motivasi yang tinggi menjadi pemuda pemudi pembela tanah air.

“Tadi kita telah menyaksikan dan mendengarkan, bagaimana adik-adik anggota Paskibraka mengukuhkan diri berikrar atau berjanji, serta dengan tekad untuk melaksanakan tugas bagi nusa dan bangsa, motivasi tinggi menjadi pemuda pemudi pembela tanah air, mempertahankan keutuhan negara bkesatuan negara indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tandas Gubernur Sugianto.

Ditandaskan Sugianto, dirinya percayaPaskibraka akan mampu melaksanakan tugas yang diemban dengan kualitas yang baik. Meskipunlatihan yang dijalani cukup singkat. Namun karena merupakan pemuda pilihan terbaik di Kalteng, lalu dibekali latihan dan digodok dan dibina oleh tenaga profesional dari Korem 102 Panju Panjung, Polda Kalteng, dan Pembina Paskibraka, optimistis dapat terlaksana dengan sukses.

“Lakukan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin dan rasa tanggung jawabyang tinggi. Berikanlah yang terbaik untuk Kalteng, untuk negara kita, NKRI,” tegas gubernur.

Purna Paskibraka Diminta Dimonitor

Setelah bertugas melaksanakan mandat pada pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2016, sambungnya, maka akan menjadi Purna Paskibraka. Namun Gubernur Sugianto tidak ingin mereka dibiarkan. Ia meminta instansi pembina yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng untuk memonitor pemuda pilhan ini guna mengembangkan dan mendorong serta memotivasi mereka menjadi pelopor pembangunan.

“Sehingga menjadi terdepan dan teladan bagi pemuda lainnya. Manfaatkan kemampuan dasar yang kalian miliki untuk hal-hal positif untuk membangun, minimal dari kelompok kecil di lingkungan dan pada gilirannya saya harapkan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kalteng,” pesan Sugianto. (RZ/N).