**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah tersebut. Upaya ini dianggap penting untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi di daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, dalam acara pembukaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2024 di Makassar, menyampaikan bahwa potensi ekonomi dan keuangan berbasis syariah sangat besar. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai persoalan ekonomi yang ada saat ini, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan, transparansi, serta kemaslahatan.
Jufri menjelaskan bahwa visi untuk menjadikan Sulsel sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah adalah hal yang sangat memungkinkan. Dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam, Sulsel memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan pasar bagi produk-produk halal. Menurut data dari Kementerian Agama, sekitar 90,2 persen dari total populasi Sulsel yang mencapai 9,4 juta jiwa merupakan penduduk Muslim per tahun 2023.
Lebih lanjut, Jufri menekankan kesiapan Pemprov Sulsel untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Fokus utama dari upaya ini adalah pada pengembangan industri produk halal, layanan keuangan berbasis syariah, dana sosial syariah, serta sektor bisnis dan kewirausahaan syariah. Ia juga mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan literasi serta edukasi mengenai ekonomi syariah. Salah satu langkah yang diusulkan adalah mengadakan sosialisasi dan pelatihan, serta memperkuat infrastruktur ekonomi syariah seperti menyediakan Rumah Potong Hewan (RPH) bersertifikat halal.
Dalam kesempatan yang sama, Rizki Ernadi Wirnanda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, juga mengungkapkan pentingnya peran ekonomi dan keuangan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah ini. Rizki percaya bahwa potensi Sulsel di sektor ekonomi syariah cukup signifikan, didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, keberagaman budaya, dan proporsi penduduk yang mayoritas Muslim.
Ia menambahkan bahwa BI sebagai bagian dari penggerak ekonomi dan keuangan syariah nasional telah melakukan berbagai inisiatif untuk memajukan sektor ini melalui tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan sektor keuangan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi dalam bidang ekonomi serta industri halal.
Melalui langkah-langkah kolaboratif ini, diharapkan Sulsel dapat mencapai perkembangan yang optimal di bidang ekonomi syariah, memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat luas.
ANTARA
Pemprov Sulsel Siap Kolaborasi Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







