PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kualitas udara di kota ini masih berada pada level sedang atau level biru meskipun terjadi 175 kejadian Karhutla di Kota Palangka Raya dengan luas lahan terbakar mencapai 75,22 hektar. Hal ini berdasarkan data dari aplikasi ISPU Net KLHK per 2 Oktober 2024.

"Kualitas udara di Palangka Raya saat ini masih berada pada level biru, yang artinya tingkat kualitas udara masih dapat diterima untuk kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, Rabu, 2 Oktober 2024.

Heri menjelaskan bahwa kondisi udara di Palangka Raya saat ini memiliki kelembaban 81 persen, tekanan udara 1.008 meter bar, dan suhu udara 30 derajat Celsius.

"Kualitas udara yang berada pada level biru kemungkinan disebabkan oleh siang yang panas dan malam yang hujan," tambah Heri.

Meski kualitas udara masih dalam kategori sedang, BPBD Palangka Raya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bahaya asap dan polusi udara.

--page

Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari, terutama saat cuaca panas.

"Kami juga menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau kebakaran hutan dan lahan," pungkas Heri. (PATHUR/y)