JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) telah meluncurkan layanan kependudukan khusus bagi pemilih pemula dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan datang. Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Syamsu Bahri, menginformasikan bahwa pada acara yang berlangsung di SMA Negeri 35 di Jalan Mutiara, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, sebanyak 49 pelajar memanfaatkan layanan kependudukan tersebut. Hal ini dilakukannya sebagai langkah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, terlebih kepada generasi muda yang akan berpartisipasi sebagai pemilih baru. Syamsu menekankan pentingnya kegiatan ini yang diadakan secara bertahap, menyesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan yang ada di lapangan. "Karena mendekati Pilkada, kami fokus pada usia pemilih pemula," ungkapnya. Kegiatan ini memang dirancang untuk menjangkau pelajar, yang merupakan kategori pemilih pemula berdasarkan usia. Ia berharap inisiatif layanan jemput bola ini akan berkontribusi positif terhadap suksesnya penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Pusat pada bulan November mendatang. Di sisi lain, Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Suku Dinas Dukcapil Jakarta Pusat, Mia Mahayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara jajarannya dan Kecamatan Tanah Abang serta Gambir. Dari 49 pelajar yang mengakses layanan tersebut, 42 di antaranya melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemula, sedangkan sisanya mengakses layanan *Identitas Kependudukan Digital* (IKD). Lebih lanjut, Mia menjelaskan, dari total 42 pelajar yang melakukan perekaman KTP pemula, 41 di antaranya merupakan penduduk Jakarta Pusat dan satu orang berasal dari Jakarta Barat. Pemkot Jakarta Pusat, bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat, berkomitmen untuk menjaga agar data kependudukan yang diperlukan tetap akurat menjelang Pilkada 2024. "Kami melakukan verifikasi data sesuai kebutuhan dokumen yang telah dikomunikasikan dengan KPU Jakarta Pusat," kata Syamsu Bahri di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Inquiry dan kolaborasi ini diharapkan dapat menjamin kelancaran proses pemilihan umum yang akan datang. ANTARA