**Borneonews - Hamilton**, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menekankan pentingnya untuk menghindari perang total di Lebanon dengan segala upaya. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya ketegangan akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel, yang telah berlangsung selama lebih dari seminggu terakhir.
Dalam sebuah konferensi pers, juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengungkapkan keprihatinan mendalam Sekjen PBB terkait eskalasi konflik yang terjadi di Lebanon. Dujarric menegaskan, "Kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon harus dihormati dalam situasi yang semakin memburuk ini."
Guterres telah melakukan komunikasi dengan Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, untuk memastikan bahwa seluruh sistem PBB di Lebanon beroperasi dengan optimal dalam memberikan bantuan kepada semua individu yang membutuhkan di negara tersebut. "Dia juga mengimbau komunitas internasional untuk segera memberikan dukungan terhadap seruan kemanusiaan sebesar 426 juta dolar AS (sekitar Rp6,4 triliun) yang hari ini diluncurkan di Beirut," tambah Dujarric.
Selain itu, Guterres menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan upaya diplomasi. Ia berjanji bahwa staf PBB di lapangan akan terus berusaha meredakan situasi yang membahayakan kehidupan banyak orang.
Sejak tanggal 23 September lalu, Israel telah melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran yang ditujukan pada kelompok Hizbullah di Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan tersebut telah mengakibatkan lebih dari 1.057 jiwa melayang dan lebih dari 2.950 orang mengalami luka-luka.
Dalam serangkaian serangan tersebut, beberapa pemimpin dari Hizbullah dilaporkan tewas, termasuk Sekretaris Jenderal mereka, Hassan Nasrallah. Sejak dimulainya konfrontasi di Gaza, Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam sejumlah insiden kekerasan lintas perbatasan, yang berakar dari serangan oleh Hamas, yang telah menyebabkan hampir 41.600 orang kehilangan nyawa sejak Oktober tahun lalu.
Penting untuk dicatat bahwa dalam menghadapi krisis tersebut, upaya kemanusiaan dan menjaga stabilitas di wilayah ini menjadi prioritas utama bagi PBB dan komunitas internasional.
ANTARA
PBB Serukan Pentingnya Menghindari Perang Total di Lebanon
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bujang Dara Lamandau 2026 Diminta Promosikan Wisata Daerah
Memahami El Nino: Mengapa Suhu Laut Pasifik Memanas, tetapi Indonesia Bisa Mengalami Kekeringan?
Bupati Lamandau Soroti Pencegahan Karhutla dan Tanggung Jawab Perusahaan saat Tinjau Eks Konsesi Grace dan PWN
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…







