**Borneonews - Addis Ababa, Ethiopia** Hujan yang turun dengan intensitas tinggi di bagian utara Ethiopia telah mengakibatkan tragedi yang menyedihkan, dimana 37 orang dilaporkan kehilangan nyawa. Peristiwa tersebut diakibatkan oleh tanah longsor dan banjir yang melanda area tersebut, dengan pernyataan ini disampaikan oleh seorang pejabat setempat pada hari Senin (1/10).
Kekacauan yang ditimbulkan oleh bencana ini juga mengakibatkan sekitar 731 ekor ternak hilang di wilayah Wagkhmra, yang terletak di kawasan Amhara. Mihiret Melaku, yang menjabat sebagai kepala Kantor Koordinasi Pencegahan Bencana dan Keamanan Pangan Zonal, mengungkapkan informasi ini melalui sebuah siaran dari stasiun radio lokal.
Tidak hanya itu, banjir dan longsor juga telah merusak 277 rumah milik petani yang berada di wilayah terdampak. Penjelasan ini dilaporkan oleh media lokal, Addis Standard. Sejak bulan Juli tahun ini, fenomena tanah longsor yang sama telah mengklaim lebih dari 500 nyawa di negara yang terletak di Tanduk Afrika ini.
Kesulitan yang dihadapi oleh warga setempat akibat bencana ini sangatlah besar, dan pemerintah serta organisasi kemanusiaan diharapkan segera turun tangan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan.
ANTARA
Tragedi Banjir dan Longsor di Ethiopia Utara Tewaskan 37 Orang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







