JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menilai bahwa pertemuan antara Megawati Soekarnoputri, yang merupakan Presiden Ke-5 RI, dengan Prabowo Subianto, yang baru terpilih sebagai presiden, merupakan sebuah langkah positif. Pertemuan ini dilihat sebagai upaya untuk membangun komunikasi yang konstruktif di antara para tokoh nasional yang memiliki tujuan sama, yaitu kemajuan bangsa dan negara. Presiden Jokowi menyatakan, "Pertemuan ini memiliki makna penting agar komunikasi di antara para pemimpin bangsa dapat terjalin dengan baik, demi kemajuan negara dan masyarakat secara keseluruhan." Ucapan tersebut disampaikan melalui rekaman suara yang diterima di Jakarta pada hari Rabu, setelah dirinya melakukan peninjauan di RSUD Kefamenanu, yang terletak di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya, seusai pelantikan anggota DPR untuk periode 2024-2029, Said Abdullah, selaku Ketua DPP PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa pertemuan Megawati dan Prabowo sudah semakin dekat. "Insyaallah, sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya, pertemuan antara Bapak Prabowo dan Ibu Mega akan segera terjadi," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (1/10). Said tidak menutup kemungkinan bahwa pembicaraan antara kedua tokoh tersebut bisa berlangsung dalam waktu dekat, bahkan dalam pekan ini. "Insyaallah," imbuhnya dengan yakin. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto pun menyampaikan harapannya agar pertemuan dengan Megawati dapat terlaksana sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2024. "Mudah-mudahan kita dapat melakukannya sebelum pelantikan," tambahnya. Prabowo juga menandaskan harapannya agar rencananya untuk bertemu dengan Megawati bisa segera terwujud. "Insyaallah, insyaallah," tutupnya dengan penuh optimisme. ANTARA