JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya pengembangan sentra ekonomi yang berada di wilayah perbatasan Indonesia sebagai gambaran dari kemajuan bangsa. Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden meresmikan tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, pada hari Rabu. Jokowi menyatakan bahwa keberadaan PLBN bukan hanya sekadar menunjukkan citra Indonesia, tetapi juga berfungsi untuk mengidentifikasi titik-titik pertumbuhan ekonomi yang baru. "PLBN tidak hanya mencerminkan wajah kemajuan Indonesia, tetapi juga menciptakan pusat-pusat ekonomi yang dapat tumbuh dan berkembang," ujarnya. Sebelum acara peresmian, Jokowi memberikan perhatian khusus pada potensi yang telah terwujud, salah satunya adalah pasar di Motaain, kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Ia mencatat, "Pasar di Motaain sangat hidup, dengan banyak pengunjung dari Timor Leste yang berbelanja di sana." Presiden juga menekankan bahwa pengembangan ekonomi yang dimaksud adalah ekonomi yang menyentuh rakyat banyak, bukan hanya segmen elit. Menurutnya, adanya titik-titik ekonomi baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kesejahteraan masyarakat di sekitar. "Harapan kita adalah adanya titik-titik ekonomi baru yang menguntungkan masyarakat. Yang kita cari adalah ekonomi rakyat, bukan ekonomi kelas atas," tegasnya. Selain berfungsi sebagai simbol kemajuan dan representasi bangsa, Jokowi mengingatkan bahwa PLBN diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu meningkatkan perekonomian di kawasan perbatasan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sebelum pembangunan PLBN Motaain, kawasan itu telah memiliki pasar tradisional yang aktif setiap hari Jumat, dengan pengunjung mencapai sekitar 500 orang, di mana sebagian besar berasal dari Indonesia dan sekitar 200 orang dari Oecusse, Timor Leste. Tito memastikan bahwa pembangunan PLBN tidak akan mengganggu aktivitas ekonomi yang sudah ada. Sebaliknya, kehadiran pos perbatasan, fasilitas jalan, dan infrastruktur pendukung lainnya justru akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar. "Setelah pembangunan pos perbatasan dan akses jalan, aktivitas masyarakat kini menunjukkan peningkatan yang signifikan," tambahnya. ANTARA