PALU –
**Borneonews - Palu**, Tokoh gereja dari Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Pendeta Rinaldy Damanik, menekankan pentingnya pendekatan politik yang inklusif bagi calon kepala daerah yang akan terpilih dalam Pilkada serentak 2024 mendatang. Ia berharap agar para pemimpin yang terpilih dapat merangkul semua pihak tanpa menyisihkan siapa pun. Pendeta Damanik mengingatkan agar tidak ada rasa dendam yang dibawa oleh para pemimpin, melainkan melakukan pendekatan dengan mengedepankan kapasitas masing-masing individu. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi pengucilan terhadap mereka yang memiliki pandangan politik yang berbeda. "Saya tidak menyukai adanya pemimpin yang memiliki jiwa pendendam," tegasnya, mengingatkan bahwa kedamaian harus menjadi prioritas utama. Ia menuturkan bahwa dalam setiap pilkada, sering kali terdapat konflik yang memicu dendam bukan hanya di antara masyarakat, tetapi juga termasuk kepala desa dan aparatur sipil negara (ASN). Hal ini berpotensi mengganggu kesejahteraan masyarakat jika tidak ditangani dengan bijak. Dalam konteks Pilkada Kabupaten Morowali Utara, Damanik menyampaikan pesan ini kepada salah satu pasangan calon. Dari kedua pasangan calon yang ada, yaitu Jeffisa Putra A dan Ruben Hehi, keduanya telah melakukan pertemuan dan berdialog dengan Pendeta Damanik. Pada kesempatan tersebut, Damanik mengapresiasi pengorbanan mereka yang siap melepaskan jabatan sebelumnya, baik sebagai anggota kepolisian maupun legislatif, demi tujuan yang lebih besar. Damanik menyatakan keyakinannya bahwa niat dan dorongan kuat untuk membangun Morowali Utara menjadi lebih baik bagi masa depan menjadi landasan dari pengorbanan tersebut. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus menjadi perhatian penting, serta menekankan lagi perlunya mengesampingkan dendam pribadi. Di samping isu politik, Pendeta Damanik juga mengangkat perhatian mengenai persoalan kelistrikan yang belum sepenuhnya teratasi di Morowali Utara. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab bupati yang saat ini memimpin untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut demi kepentingan masyarakat. ANTARA