MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah berhasil memperoleh predikat baik dalam Indeks Pembangunan Statistik (IPS) dengan skor 2,62. Pencapaian ini hasil dari Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPPS) Tahun 2024 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sultan Rakib, Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Sulsel, menjelaskan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, nilai EPPS Sulsel hanya mencapai 1,7, yang tergolong dalam kategori kurang. Namun, pada tahun ini, angka tersebut meningkat menjadi 2,62, yang mencerminkan peralihan ke kategori baik. Dalam pernyataannya, Sultan Rakib menyampaikan rasa terima kasih atas pencapaian ini, yang diakui sebagai hasil kerja sama dari berbagai pihak yang terlibat, terutama dari Bidang Statistik di Diskominfo SP Sulsel. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada dalam lingkup Pemprov Sulsel. Penting juga untuk dicatat bahwa perolehan nilai yang lebih baik ini didorong oleh arahan Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, yang telah menekankan pentingnya perbaikan dalam pelayanan satu data. Sultan menyampaikan, "Arahan dari Pj Gubernur mengingatkan Diskominfo untuk terus meningkatkan kualitas satu data dalam layanan publik." Menanggapi prestasi ini, Sultan mengungkapkan komitmen Pemprov Sulsel untuk terus memperbaiki portal layanan satu data dan segera melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek). Bimtek tersebut akan berfokus pada penerapan sistem satu data berbasis geospasial di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. "Demi memenuhi arahan Pj Gubernur, kami akan melakukan perbaikan pada portal satu data, serta menerapkan sistem satu data yang berbasis geospasial," tambahnya. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana untuk menyelenggarakan Bimtek bagi seluruh kabupaten dan kota, guna memastikan konsolidasi yang baik, khususnya dalam penerapan satu data dengan pendekatan geospasial. "Kami akan berkolaborasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG), yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober ini," tutup Sultan Rakib. ANTARA