JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Politikus dan juga aktor Rano Karno memberikan penghormatan kepada mendiang Marissa Haque yang telah meninggalkan kita pada hari ini, Rabu (2/10). Ia mengenang sosok Marissa sebagai individu yang memiliki semangat belajar yang tinggi dan mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan. "Saya merasa sangat berduka. Innalillahi wa inna illaihi rajiun, keluarga besar perfilman ikut berduka cita atas berpulangnya Mbak Ica pagi ini," ungkap Rano saat berkunjung ke rumah duka yang terletak di Bintaro, Tangerang Selatan. Rano mengungkapkan bahwa ia belum berkesempatan untuk bertemu Marissa dalam kurun waktu lebih dari 15 tahun, mengingat Marissa telah jarang tampil di industri hiburan setelah memfokuskan diri pada pekerjaan di dunia pendidikan. "Beliau lebih banyak menghabiskan waktunya di dunia pendidikan, tidak di dunia keartisan. Dari gelar pendidikannya, terlihat bahwa beliau sangat mencintai proses belajar," tambah Rano, yang dikenal luas melalui karakter Si Doel. Lebih lanjut, Rano menyebutkan bahwa ia baru saja menerima kabar bahwa Marissa mengajar di sebuah institusi pendidikan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sehari sebelum kepergiannya, tanpa menunjukkan tanda-tanda sakit. Rano juga mengisahkan pertemuan pertamanya dengan Marissa yang terjadi puluhan tahun lalu. Saat itu, keduanya beradu akting dalam film berjudul *Kembang Semusim*. "Saya mengenal Mbak Ica sejak muda, bahkan sebelum ia menikah. Film pertama yang ia bintangi adalah bersama saya dalam *Kembang Semusim*," jelas Rano. Sejak saat itu, Rano dan Marissa menjalin hubungan yang cukup dekat sebagai rekan kerja. Namun, kesibukan masing-masing membuat mereka tidak bertemu selama bertahun-tahun. Di akhir pernyataannya, Rano berharap agar segala amal ibadah mendiang Marissa diterima di sisi Tuhan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan mendiang agar diberikan tempat yang layak di sisi-Nya. "Saya sangat menghargai semua doa dari masyarakat perfilman. Semoga Mbak Ica mendapatkan husnul khatimah," tutup Rano dengan penuh harap. ANTARA