**Borneonews - Palu**, Sarana Asimilasi dan Edukasi Air Minum Dalam Kemasan (SAE AMDK) yang beroperasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kolonodale, Sulawesi Tengah, saat ini tengah menjalani proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Proses ini menjadi langkah penting bagi pengembangan produk AMDK di lembaga tersebut.
Kepala Lapas Kolonodale, Arifin Akhmad, menjelaskan bahwa SAE AMDK di lembaganya merupakan yang pertama di Indonesia. "Ini adalah inisiatif yang signifikan. SAE AMDK di Lapas Kolonodale ini bergerak di bidang industri, yang tentunya memerlukan serangkaian pengujian kualitas untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar yang dapat diterima oleh masyarakat," ungkapnya.
Inovasi ini bertujuan untuk memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pembinaan yang berfokus pada industri air minum dalam kemasan. Arifin menekankan bahwa untuk menjamin kualitas produk, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, termasuk sertifikasi SNI. Dengan demikian, SAE AMDK Lapas Kolonodale dapat dipastikan telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk *International Organization for Standardization* (ISO).
Lebih lanjut, Arifin menyebutkan bahwa SAE AMDK di Lapas Kolonodale telah memiliki merek yang dikenal sebagai Moiko Water. Nama "Moiko" diambil dari bahasa Suku Mori yang berarti "bagus", sedangkan *water* berarti air, sehingga secara keseluruhan memiliki arti "Air Bagus."
Dalam proses sertifikasi ini, Lapas Kolonodale telah menerima kunjungan dari tim auditor yang berasal dari Lembaga Sertifikasi Produk Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam dan Maritim Makassar (LSPro BBIHPMM Makassar). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan audit terkait penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang harus memenuhi pedoman sesuai SNI 3553:2015 dan SNI ISO 9001:2015.
Audit yang dilaksanakan mencakup berbagai ruang penting, mulai dari ruang administrasi, ruang produksi, Water Treatment Plant (WTP), penyimpanan air baku, hingga gudang produk jadi yang siap untuk dipasarkan.
"SAE AMDK Lapas Kolonodale ini adalah bentuk inovasi terbaru yang kami luncurkan untuk meningkatkan program pembinaan WBP. Mengingat ini merupakan industri, kami berkomitmen untuk mematuhi segala regulasi yang ada, termasuk sertifikasi SNI," tambah Arifin Akhmad dengan penuh semangat.
ANTARA
Inovasi SAE AMDK Lapas Kolonodale Menuju Sertifikasi SNI
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Dortmund Puncaki Klasemen setelah Kalahkan Frankfurt 1-0
DKUKMPP Kotim Ajak Masyarakat Dukung Pasar Rakyat, Belanja Lokal Gerakkan Ekonomi Daerah
Arsenal Samai Poin Man City setelah Tekuk Everton 2-0
Komentar (0)
Memuat komentar…







