**Borneonews - Jakarta**, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk menyalurkan dana bantuan yang ditujukan bagi program-program lingkungan hidup.
Perjanjian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, yang lebih dikenal dengan istilah *Memorandum of Understanding* (MoU), serta penandatanganan Kerja Sama (PKS) terkait Dana Layanan Masyarakat untuk program Small Grant dalam kerangka kerja sama antara Indonesia dan Norwegia.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Direktur Enterprise and Commercial Banking BNI, I Made Sukajaya, menjelaskan bahwa kerja sama ini berfokus pada penyediaan layanan perbankan untuk penyaluran dana hibah yang terintegrasi dengan kepentingan perlindungan lingkungan hidup.
Program Small Grant atau program hibah kecil merupakan salah satu inisiatif kolaborasi antara pemerintah Norwegia dan pemerintah Indonesia, yang difasilitasi oleh Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) serta BPDLH. Melalui program ini, BPDLH diharapkan dapat menghimpun pendanaan untuk kegiatan perlindungan lingkungan, yang bersumber dari berbagai sumber, baik dari dana publik maupun swasta, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. Ini termasuk dukungan dari pihak bilateral, lembaga internasional, sektor swasta, hingga filantropi.
Penyaluran dana akan mencakup berbagai kegiatan, termasuk program hibah kecil, investasi ramah lingkungan, serta pembangunan kapasitas bagi masyarakat dan aparat yang terlibat.
Dalam pelaksanaannya, BNI bertanggung jawab untuk membuka rekening bagi penerima bantuan, melakukan monitoring, dan memastikan pencairan dana untuk program Small Grant. Calon penerima bantuan diharuskan untuk mengajukan proposal melalui portal yang telah disediakan, yang berbasis aplikasi.
Proses ini diikuti dengan verifikasi dan validasi proposal oleh KLHK, yang kemudian memutuskan penerima bantuan selanjutnya. Data penerima bantuan akan diteruskan oleh BPDLH kepada BNI agar dapat dibukakan rekening penerimaan dana di Kantor Cabang Menteng, serta untuk melakukan pencairan dana ke masing-masing rekening penerima.
I Made Sukajaya juga menyampaikan bahwa sumber pemasukan dana untuk program ini berasal dari Dana Hibah Norwegia yang ditujukan untuk pelaksanaan FOLU Net Sink 2030. Jumlah dana yang dikelola dalam program ini mencapai Rp800 miliar, dan ditargetkan untuk disalurkan kepada sekitar 8.000 penerima bantuan secara bertahap.
Tanggung jawab BNI dalam proyek ini mencakup pembukaan rekening giro bagi penerima layanan Small Grant sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh BPDLH. Setelah semua persyaratan lengkap, BNI akan melaporkan kepada BPDLH, yang selanjutnya memfasilitasi transfer dana menggunakan sistem BNI Direct. Penerima dana kemudian dapat mengaktifkan dan melakukan pencairan dana Small Grant di seluruh cabang BNI yang tersedia di Indonesia.
ANTARA
BNI dan BPDLH Sinergi Salurkan Dana Hibah untuk Lingkungan Hidup
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







