JAKARTA –
**Borneonews - Madrid**, Spanyol telah mengeluarkan seruan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan tegas dalam menghadapi serangan yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap Lebanon. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menekankan pentingnya respons konkret dari Dewan Keamanan PBB setelah mengikuti rapat kabinet pada hari Selasa lalu. Dalam pernyataannya, Albares menegaskan bahwa salah satu tugas utama Dewan Keamanan PBB adalah menjaga perdamaian dan keamanan di seluruh dunia. Oleh karena itu, negara Spanyol berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian PBB dan berupaya menggunakan diplomasi untuk menurunkan ketegangan yang semakin meningkat. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa tentara Spanyol telah berperan sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB di kawasan perbatasan antara Lebanon dan Israel hingga saat ini. Hal ini menegaskan betapa pentingnya peran yang dimainkan oleh Spanyol dalam menjaga stabilitas di daerah tersebut. Menteri Albares juga menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menahan diri, mengingat bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat berpotensi memicu konflik dan perang terbuka yang lebih luas. Ia mengulangi permohonan dari pemerintahan Spanyol agar Israel segera menghentikan semua bentuk serangan, terlebih lagi saat saat ini upaya diplomatik tengah dilakukan untuk mengatasi krisis di kawasan tersebut. Spanyol tidak hanya mengeluarkan pernyataan diplomatik, tetapi juga telah menyiapkan rencana evakuasi bagi warga negaranya di Lebanon. Meskipun tidak merinci isi dari rencana tersebut demi alasan keamanan, Albares menjelaskan bahwa pemerintah siap untuk melaksanakan evakuasi kapan saja diperlukan. Dia menegaskan, "Kami mengetahui lokasi warga Spanyol yang berada di Lebanon, dan kami akan siap bertindak cepat jika diperlukan." Sebelumnya, warga negara Spanyol yang berada di Lebanon telah dihimbau untuk meninggalkan negara tersebut, baik melalui penerbangan komersial maupun jalur laut yang melewati negara-negara seperti Turki, Yunani, atau Siprus. Selain itu, Madrid terus meningkatkan upaya diplomatik untuk mendesak Israel menghentikan operasi militernya di Lebanon serta mendorong komunitas internasional agar beraksi untuk mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah semakin parah. ANTARA