JAKARTA –
**Borneonews - Teheran**, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan sikap negara tersebut setelah serangan rudal yang diluncurkan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke wilayah pendudukan. Dalam pernyataannya, Pezeshkian menyatakan bahwa PM Israel, Benjamin Netanyahu, perlu menyadari bahwa Iran bukanlah negara yang berperilaku agresif, meskipun tetap akan melawan setiap bentuk ancaman dengan tegas. Dalam akun *X*-nya, Pezeshkian menyampaikan bahwa respons yang kuat terhadap agresi yang dilakukan oleh rezim Zionis merupakan langkah yang sah dalam upaya menciptakan perdamaian serta keamanan, baik bagi Iran maupun kawasan sekitarnya. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut diambil untuk melindungi kepentingan nasional dan keselamatan warga negara Iran. Lebih jauh, Pezeshkian menjelaskan bahwa negara Iran bukanlah pihak yang menginginkan peperangan. Namun, ia mengingatkan bahwa Iran akan tetap berdiri tegar menghadapi berbagai ancaman yang mungkin muncul. "Ini hanyalah sedikit dari kekuatan kami. Jangan terlibat konflik dengan Iran," tegasnya, menunjukkan determinasi Iran dalam menghadapi setiap tantangan yang ada. Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang masih berlangsung di kawasan, sekaligus menunjukkan bagaimana Iran berusaha menegaskan posisinya di panggung internasional. ANTARA