MATARAM –
**Borneonews - Lombok Timur**, Survei yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Muhammad Syamsul Luthfi dan Abdul Wahid, berhasil meraih elektabilitas sebesar 35,5 persen. Capaian ini menempatkan mereka jauh di depan pesaing terdekat, pasangan Haerul Warisin dan Edwin Hadiwijaya, yang hanya memperoleh elektabilitas sebesar 18,8 persen. Ketua Tim Pemenangan Luthfi-Wahid, TGH Yahya Ibrahim Saleh Moyot, mengungkapkan rasa syukur atas hasil survei tersebut. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim selama empat bulan terakhir, sekaligus menjadi penyemangat untuk lebih aktif berinteraksi dengan masyarakat. Hasil survei tersebut merupakan data resmi yang diperoleh langsung oleh tim Luthfi-Wahid dari Poltracking Indonesia. Peneliti dari lembaga survei yang dikenal memiliki akurasi dan presisi tinggi tersebut akan melakukan publikasi resmi kepada publik dalam waktu dekat. Survei dilaksanakan dalam rentang waktu 5 hingga 12 September 2024. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur tingkat popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas dari para calon Bupati dan Wakil Bupati di Lombok Timur. Selain itu, survei juga bertujuan untuk memetakan sebaran elektabilitas dari semua kandidat yang turut serta dalam kontestasi. Dalam survei ini, sebanyak 440 warga Lombok Timur yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih berpartisipasi sebagai responden. Metode yang digunakan adalah *Multistage Random Sampling*, dengan margin of error sebesar 4,7 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Luthfi-Wahid unggul signifikan dibandingkan dengan empat pasangan calon lainnya. Pasangan Haerul Warisin dan Edwin Hadiwijaya tertinggal jauh dengan elektabilitas sebesar 18,8 persen. Di posisi ketiga terdapat pasangan H Rumaksi dan Sukisman Azmy dengan 17,6 persen, disusul oleh Suryadi Jaya Purnama dan TGH Khairul Fatihin yang mendapatkan 10,3 persen, serta pasangan Tanwirul Anhar dan Daeng Palori dengan 3,2 persen. Sementara itu, 14,6 persen responden tidak memberikan jawaban atau tidak tahu. Dalam aspek sebaran, pasangan Luthfi-Wahid berhasil mengungguli di 13 dari 21 kecamatan yang ada di Lombok Timur. Di sisi lain, pasangan Haerul dan Edwin meraih keunggulan di empat kecamatan, sementara pasangan Rumaksi dan Sukisman unggul di tiga kecamatan, serta pasangan Suryadi dan TGH Fatihin yang berhasil unggul di satu kecamatan. Tingkat popularitas dari HM Syamsul Luthfi juga terbilang tinggi, menjadi yang tertinggi di antara semua kandidat di Pilkada Lombok Timur. Sekitar 65,2 persen warga Gumi Patuh Karya mengenal tokoh ini, jauh melebihi popularitas H Rumaksi yang berada di urutan kedua dengan 56,8 persen. Begitu pula dengan tingkat kesukaan publik terhadap Luthfi, yang mencapai 57,9 persen. Sedangkan untuk Rumaksi berada di posisi kedua dengan angka 43,9 persen. Di sisi lain, sosok Abdul Wahid sebagai calon wakil bupati juga mendapatkan respon positif, dengan tingkat popularitas mencapai 35,5 persen dan tingkat kesukaan publik sebesar 32,7 persen. Selain mengukur berbagai aspek tersebut, Poltracking Indonesia juga melaksanakan simulasi surat suara. Dalam simulasi ini, pasangan Luthfi-Wahid meraih 39,1 persen, mengungguli pasangan Rumaksi-Sukisman yang mendapatkan 19,9 persen. Pasangan Haerul-Edwin berada di posisi ketiga dengan 19,2 persen, diikuti oleh pasangan Suryadi-TGH Fatihin sebesar 10,3 persen, dan pasangan Tanwirul-Daeng Palori dengan 3,2 persen. Sebesar 8,2 persen responden tidak memberikan jawaban atau tidak tahu saat simulasi tersebut. Menanggapi hasil survei ini, HM Syamsul Luthfi mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa hasil survei ini merupakan sebuah amanah yang harus diemban dengan baik. "Kami akan terus bekerja keras untuk mendengar, melayani, dan memenuhi harapan masyarakat," ujarnya. Luthfi menambahkan bahwa hasil survei bukanlah sekadar ukuran kemampuan pribadi, tetapi merupakan hasil kolaborasi kerja keras tim dan dukungan masyarakat. Ia berkomitmen untuk menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus membawa perubahan positif bagi Lombok Timur. ANTARA