BOGOR –
**Borneonews - Bogor**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, telah melaksanakan penyaluran air bersih ke beberapa wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, menjelaskan bahwa distribusi air bersih ini dilakukan sebagai respons terhadap permintaan yang diajukan oleh masyarakat setempat yang terkena dampak kekeringan. Daerah yang terpengaruh terutama adalah kawasan-kawasan yang belum mendapatkan intervensi dari Perumda Tirta Pakuan. Beberapa wilayah yang tercatat mengalami kesulitan akses air bersih adalah di beberapa Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Cilendek Barat dan Kelurahan Cipaku. “Pengiriman air ini kami lakukan sesuai permintaan masyarakat, karena terdapat beberapa lokasi di Cilendek Barat dan Cipaku yang memang belum terlayani oleh PDAM,” ujar Hidayatulloh. Ia menambahkan bahwa kondisi kekeringan ini terjadi akibat penurunan curah hujan, yang menyebabkan berkurangnya sumber air tanah di daerah tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Perumda Tirta Pakuan, berkolaborasi dalam pengiriman air bersih menggunakan tangki milik BPBD. Hidayatulloh juga menginformasikan bahwa penyaluran air bersih terakhir dilakukan sekitar dua hari lalu. "Kami sudah menerima permintaan kembali dari warga untuk penyaluran air bersih pada hari esok," ujarnya. Ia menambahkan, “Kemarin kami mengirimkan dua tangki air ke Cilendek Barat dan satu tangki ke Cipaku. Selain itu, tim pemadam kebakaran juga telah membantu dengan mengirimkan satu tangki berkapasitas 5.000 liter.” Dengan upaya ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi selama masa kekeringan ini. ANTARA