JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Anggota DPR RI untuk periode 2024-2029, Nevi Zuairina, menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak kaum ibu dan mendorong pemberdayaan mereka setelah dilantik sebagai wakil rakyat. Menurutnya, peran ibu sebagai pilar keluarga harus mendapatkan perhatian yang layak dan proporsional. Nevi pun berharap, dalam masa jabatannya yang kedua ini, ia dapat ditempatkan di komisi yang sesuai dengan visi dan misinya. Dengan demikian, ia berharap dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis sebelumnya. "Saya berharap komisi yang nanti saya tempati bisa sejalan dengan program yang sudah kami jalankan di periode pertama, agar bisa lebih optimal dalam menyentuh kehidupan banyak orang," ungkapnya. Dengan semangat dan komitmen yang dipegang teguh, Nevi menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dalam aspek pemberdayaan perempuan. Ia menegaskan, "Kami akan terus bekerja keras untuk membawa perubahan yang lebih baik dan lebih menyentuh kehidupan rakyat banyak." Di samping upayanya untuk meningkatkan hak-hak ibu, Nevi juga mengutarakan dukungannya kepada para petani untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tingkat global. Ia mencatat bahwa kesejahteraan petani di seluruh wilayah Indonesia harus menjadi fokus perhatian. "Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita dan sudah sepatutnya mereka mendapat perhatian lebih besar," tambahnya. Nevi juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memelihara nilai-nilai religius sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan bahwa nilai-nilai religius harus senantiasa dihadirkan dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan. "Kita akan terus menjaga semangat religius agar senantiasa hadir dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan," tuturnya. Sebelumnya, sebanyak 580 anggota DPR RI dan 152 Anggota DPD RI terpilih berdasarkan Surat Keputusan KPU RI mengenai hasil Pemilu Legislatif 2024 telah dilantik pada Selasa (1/10) di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Anggota DPR terpilih bertambah dari 575 menjadi 580 orang, sedangkan anggota DPD RI meningkat dari 136 menjadi 152 orang dibandingkan dengan periode sebelumnya. ANTARA