JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan bahwa sekitar 85,5 persen, atau setara dengan 433 pemerintah kabupaten/kota, telah berhasil menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan meraih predikat B yang menunjukkan kategori baik. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, menyatakan bahwa angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan pencapaian di tahun sebelumnya. “Tren yang terlihat di tingkat kabupaten/kota sangat menggembirakan. Ini menandakan adanya kemajuan, karena para kepala daerah mulai secara luas mengadopsi metode yang kami sebut SAKIP,” ungkap Erwan setelah menghadiri acara SAKIP Awards 2024 yang bertema "Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Akuntabilitas Untuk Indonesia Maju" di Jakarta. Erwan melanjutkan bahwa pada tahun sebelumnya, jumlah pemerintah daerah yang menerapkan sistem ini tercatat hanya sebanyak 385 kabupaten/kota atau 75,78 persen. Pencapaian 85,5 persen untuk tahun ini dihasilkan dari evaluasi terhadap 505 kabupaten/kota yang menjadi fokus Kementerian PANRB. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja secara menyeluruh terhadap pemerintah daerah. “Dasar hukum dari AKIP untuk tahun 2024 mengacu pada Peraturan Menpan RB Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Akuntansi Pemerintah,” tambahnya. Berdasarkan pencapaian tersebut, rata-rata nilai SAKIP pemerintah kabupaten/kota tahun 2024 mencapai 64,23 poin, yang mengalami kenaikan sebesar 0,18 dibandingkan tahun 2023. Namun demikian, prestasi ini sedikit berbeda di tingkat provinsi. Rata-rata nilai SAKIP untuk pemerintah provinsi justru mengalami penurunan sebesar 1,42 poin, tercatat pada angka 70,75 poin untuk tahun 2024. Erwan menjelaskan bahwa penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh adanya daerah otonomi baru yang bermunculan. Dia mengungkapkan bahwa tahun ini, 48 pemerintah daerah naik ke peringkat B, 16 pemerintah daerah mencapai predikat BB (sangat baik), dua pemerintah daerah berhasil meraih predikat A (memuaskan), dan dua pemerintah daerah lainnya mendapatkan predikat AA (sangat memuaskan). Dalam ajang SAKIP Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan Pemerintah Kota Surabaya masing-masing meraih predikat AA. Baik Pemkab Banyuwangi maupun Pemkot Surabaya berhasil meningkatkan status mereka dari predikat A ke predikat AA, dengan Pembaruan yang dilakukan pada tahun 2016 dan 2022. Sementara itu, Pemprov DIY telah mempertahankan predikat AA selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2018. Indikator dalam penilaian SAKIP diukur berdasarkan kinerja pemerintahan, fasilitas, dan konsistensi dalam pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. ANTARA