BORNEONEWS, Kuala Kapuas - SMK Negeri 1 Kuala Kapuas mengadakan pelatihan karya seni kriya dengan bahan dasar hati rotan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang seni dan kerajinan tangan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Kinerja (BOSP Kinerja) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
BOSP Kinerja bertujuan untuk memacu satuan pendidikan dalam mempercepat perbaikan mutu pendidikan.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh SMK Negeri 1 Kuala Kapuas adalah menyelenggarakan pelatihan seni kriya dengan fokus pada kegiatan manjawet atau menganyam menggunakan bahan hati rotan.
"Selain sebagai media pembelajaran, pelatihan ini bertujuan untuk menyaring minat dan bakat siswa dalam seni kriya serta memperkenalkan kearifan lokal melalui tradisi menganyam rotan," kata Kepala SMKN 1 Kuala Kapuas, Henny, Rabu, 2 Oktober 2024.
Diharapkannya, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat siswa dalam berwirausaha, tetapi juga melestarikan budaya daerah.
Dalam mendukung pelaksanaan pelatihan, SMK Negeri 1 Kuala Kapuas mendatangkan narasumber yang merupakan pelaku ekonomi kreatif berpengalaman di industri rotan.
Narasumber tersebut berbagi pengetahuan dan keterampilannya kepada para siswa, sehingga pelatihan berlangsung dengan baik.
"Kami sangat berterima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu kepada siswa-siswi kami," ungkap pihak sekolah.
Mereka berharap program ini dapat terus berlanjut dan menarik lebih banyak antusiasme siswa dalam berkreativitas serta mengembangkan potensi wirausaha. (DODI/H)









