BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng mengingatkan sasaran strategi kesehatan masuk Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul mengatakan, dalam RPJMN tahun 2020-2024 ada beberapa target telah dicantumkan sasaran strategi program kesehatan masyarakat.
Mulai dari percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 183/100.000 KH, Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi 16/1.000 KH.
Kemudian, Penurunan Prevalensi Stunting pada Balita menjadi 14 persen serta Penurunan Prevalensi Wasting menjadi 7 persen.
“Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan masalah kesehatan yang masih belum terselesaikan,” ungkap Suyuti, baru baru ini.
Walaupun, lanjut dia, AKI dan AKB dalam dekade terakhir mengalami penurunan, tetapi masih tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara. (HERMAWAN DP/H)









